mohon maaf karena masih semerawut

If you want promote your business, then you have come to the right place. more »

masih proses

If you want promote your business, then you have come to the right place. more »

harap maklum

If you want promote your business, then you have come to the right place. more »

MENCARI SAHABAT SEJATI

Diposting oleh DUNIAKU
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِاارَّحِيم
"Ukhwah itu bukan pada indahnya pertemuan,tapi pada ingatan seseorang terhadap saudaranya di dalam doanya," (Imam Al Ghazali) Ukhwah itu hakikatnya amat indah, terjalin di antara hati-hati nurani insan dan membuahkan rasa kasih dan sayang. Hadirnya bisa mendatangkan cinta Allah pada diri, andai ia berlandaskan apa yang telah Islam gariskan. Pernahkah diri bertanya pada hati, mengapa aku berkawan dan bersahabat? Apa yang aku kejar dalam persahabatan sedemikian? Apakah ia bertiangkan keduniaan semata ataupun redha dan cinta Allah yang hakiki? Bersahabatlah kerana Allah wahai diri. Jadikanlah pertemuan dan perpisahan itu juga kerana Allah. Jadikanlah Allah itu tujuan utamamu, bukan kerana material dan keduniaan semata-mata. Pasti diri akan menjadi sahabat sejati, dan juga ditemukan dengan sahabat sejati. Firman Allah S.W.T: “Sesungguhnya orang-orang Mukmin itu bersaudara, kerana itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat,” (Al Hujurat: 10) Mungkin sudah tiba masanya untuk memperbetulkan kembali niat andai ada sedikitnya yang sudah terpesong dari yang seharusnya, dek hanyut dengan keindahan dan nikmat dunia. Andai persahabatan bertiangkan Ilahi, pasti ia disertai kejujuran dan redhaNya. Tiada istilah khianat menghianati mahupun tikam belakang, apatah lagi mengata dan mencela. Tiada istilah dendam berdendam dan apa sahaja tindakan yang bisa melukakan hati sahabatnya. Seorang bijak pandai berpesan kepada anak lelakinya: “Wahai anakku, sekiranya engkau berasa perlu untuk bersahabat dengan seseorang, maka hendaklah engkau memilih orang yang sifatnya seperti berikut: ❀ Jika engkau berbakti kepadanya, dia akan melindungi kamu ❀ Jika engkau rapatkan persahabatan dengannya, dia akan membalas balik persahabatan kamu ❀ Jika engkau memerlukan pertolongan daripadanya, dia akan membantu kamu ❀ Jika engkau menghulurkan sesuatu kebaikan kepadanya, dia akan menerimanya dengan baik ❀ Jika dia mendapat sesuatu kebajikan (bantuan) daripada kamu, dia akan menghargai atau menyebut kebaikan kamu ❀ Jika dia melihat sesuatu yang tidak baik daripada kamu, dia akan menutupnya ❀ Jika engkau meminta bantuan daripadanya, dia akan mengusahakannya ❀ Jika engkau berdiam diri (kerana malu hendak meminta), dia akan menanyakan kesusahan kamu ❀ Jika datang sesuatu bencana menimpa dirimu, dia akan meringankan kesusahan kamu ❀ Jika engkau berkata kepadanya, nescaya dia akan membenarkan kamu ❀ Jika engkau merancangkan sesuatu, nescaya dia akan membantu kamu ❀ Jika kamu berdua berselisih faham, nescaya dia lebih senang mengalah untuk menjaga kepentingan persahabatan ❀ Dia membantumu menunaikan tanggungjawab serta melarang melakukan perkara buruk dan maksiat ❀ Dia mendorongmu mencapai kejayaan didunia dan akhirat. Saidina Ali pula ada mengatakan: ❀ Jangan berkawan dengan orang yang tamak kerana pada zahirnya ia ingin membahagiakanmu tetapi hakikatnya dia akan mencelakanmu. ❀ Jauhilah berteman dengan pembohong kerana ia boleh menjadikan orang yang dekat lari daripadamu dan sebaliknya. ❀ Janganlah berkawan dengan orang yang bakhil kerana ia akan melupaimu di waktu kamu sangat memerlukan ❀ Dan jauhilah bersahabat dengan orang yang suka berbuat jahat kerana ia tidak malu untuk menjualmu dengan harga yang sangat murah. Sahabat sejati bukan mudah untuk dicari. Mencari sahabat sejati bagaikan mencari sebiji benih yang terselit dalam semak berduri. Bersedialah untuk dilukai, namun jangan mengalah untuk terus mencari. Andai sudah kau temui, sayangilah dirinya sepenuh hati, dan suburilah ia dengan hati yang ikhlas dalam diri, agar dirimu juga menemui cinta Ilahi. Andai dirimu menemui seorang sahabat, usahlah dirimu berpura-pura di hadapannya, hanya kerana kamu mahu diterimanya. Jangan dibiarkan dirimu diselubungi lakonan semata-mata, kerana akhirnya dirimu tiada mampu bertahan, kerana apa yang dizahirkan bukanlah dirimu yang sebenarnya. Andai dua jiwa lain bentuknya, usahlah dipaksa untuk disatukan, gusar andai akhirnya ada yang terluka. Lepaskanlah dia pergi, dan bermohonlah kepadaNya agar kamu ditemukan dengan sahabat yang lebih baik dari sebelum ini. “Sebaik baik sahabat disisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap temannya dan sebaik baik jiran disisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap jirannya” (H.R. al-Hakim) Dan salah satu kunci dalam persahabatan sejati ialah berlapang dada, namun untuk mencapainya ia tidak semudah bicara. Berlapanglah dada andai ada sahabatmu yang suka meniru apa sahaja gerak gerimu. Berlapanglah dada andai ada sahabat yang ingin melepaskanmu, kerana mungkin ada sahaja sebab musabab yang tidak kamu ketahui. Berlapanglah dada andai sahabatmu menemui sahabat yang lebih baik dan rapat berbanding denganmu. “... dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahawa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (An-Nur: 22) Hargailah persahabatan yang ada andai ia bersulamkan keikhlasan dan kejujuran dan bertiangkan Ilahi semata-mata. Jangan sekadar mengharapkan agar dirimu menemui sahabat sejati, namun berusahalah juga untuk menjadi sahabat sejati. Sahabat sejati akan turut merasa bahagia andai sahabatnya berjaya. Sahabat sejati akan tumpang gembira andai sahabatnya itu mendapat atau mempunyai sesuatu yang lebih baik darinya. Sahabat sejati akan senantiasa bersama sahabatnya, susah mahupun senang. Dan sahabat sejati sentiasa akan mengingatkanmu tentang Ilahi, dan juga menjadikanmu dan si Pencipta semakin dekat dan tiada secebis pun dalam hatinya perasaan cemburu terhadap sahabatnya, yakni ingin segala nikmat dan kebaikan itu hilang dari sahabatnya. Bermuhasabahlah diri, apakah selama ini diri sudah menjadi sahabat sejati? Berusahalah memperbaiki diri dari hari ke hari, agar hari ini lebih baik dari sebelumnya. Ikhlaskan hati kerana Allah, dan bersihkanlah hati dari segala perasaan yang kurang baik terhadap sahabat sendiri. Semoga Allah memelihara hati kita semua, dan mengurniakan persahabatan yang indah seindah-indahnya. Mutiara Kata Buat Hati: Selemah-lemah manusia ialah orang yang tidak boleh mencari sahabat. Dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mensia-siakan sahabat yang telah dicari (Saidina Ali)
more »

Krisis Timur Tengah

Diposting oleh DUNIAKU
Tidak ada berita baik dari Timur Tengah sepanjang Ramadhan dan Idul Fitri lalu. Bahkan yang terjadi adalah sebaliknya, yaitu kian memburuknya keadaan di beberapa negara Arab dan antarnegara Timur Tengah. Stabilitas politik di kawasan yang hampir tidak pernah tenang selama hampir tujuh dasawarsa sejak usainya Perang Dunia II, jelas kian memburuk. Krisis politik dan keamanan Timur Tengah pada gilirannya dapat memengaruhi dinamika politik dan ekonomi internasional secara keseluruhan. Perkembangan terakhir yang potensial eksplosif bagi stabilitas politik dan keamanan Timur Tengah adalah peristiwa tewasnya lima tentara Mesir dalam kontak senjata antara pejuang Palestina Gaza dan militer Israel di wilayah perbatasan Sinai (19/8/11). Hasilnya, pemerintah sementara Mesir menarik duta besarnya dari Tel Aviv. Pada saat yang sama juga memanggil dubes Israel di Kairo untuk meminta penjelasan atas insiden tersebut. Pemerintah sementara Mesir juga menuntut Israel agar minta maaf, yang dibalas Pemerintah Israel hanya dengan pernyataan ‘menyesal’ (regret). Tidak ragu lagi, episode ini merupakan salah satu puncak dari terus memburuknya hubungan antara Mesir pasca-Mubarak dan Israel. Sebelumnya, pipa yang menyalurkan gas dari Mesir ke Israel juga dibom aktivis Muslim anti-Israel, sehingga menghentikan ekspor gas Mesir ke Israel. Para aktivis Muslim anti-Israel, yang kian aktif setelah jatuhnya Presiden Husni Mubarak pada Januari lalu, menolak berkompromi lebih lanjut dengan negara Zionis tersebut. Hal itu bermula sejak Presiden Anwar Sadat menandatangani Perjanjian Perdamaian Camp David 1979, yang diikuti pembukaan hubungan diplomatik di antara kedua negara. Stabilitas keamanan dan politik Timur Tengah juga memburuk, dengan terus berlanjutnya kekerasan antara pasukan militer dan para pejuang antipemerintah di Suriah dan Libya. Pergolakan antirezim Qadafi di Libya dan Bashar Assad di Suriah tidak berhenti dengan ibadah Ramadhan. Bahkan sebaliknya, kedua belah pihak percaya, justru pada Ramadhan ini perang harus dikobarkan dengan mengutip contoh Nabi Muhammad yang melakukan peperangan melawan kaum kafir Quraish dalam bulan puasa. Hasilnya, para pejuang berhasil menguasai Tripoli dan Qadafi terpaksa bersembunyi entah di mana. Meski berhadapan dengan kutukan, kecaman dan sanksi internasional, rezim Bashar Assad di Suriah tetap meneruskan kekerasan dan perang terhadap warga negaranya sendiri, sehingga terus kian meningkatkan jumlah korban tewas. Hal sama —dalam skala sedikit lebih rendah juga terjadi di Yaman, tempat rezim Presiden Ali Abdullah Saleh terus menolak untuk mengundurkan diri dari kekuasaan yang telah dipegangnya selama beberapa dasawarsa. Dengan meningkatnya perlawanan bersenjata masyarakat sipil antirezim otoriter di dunia Arab, boleh jadi mereka akhirnya tumbang satu per satu. Seperti terlihat dalam kasus pergolakan di Libya, pasukan NATO campur tangan langsung dengan mengebom target-target strategis di Libya dan sekaligus membantu kelompok militer dan para militer oposisi. Bukan tidak mungkin kekuatan militer internasional akhirnya juga turut campur tangan di Suriah dan Yaman. Sejauh ini, hanya krisis keuangan dan ekonomi di Eropa serta Amerika, yang menahan mereka untuk campur tangan secara militer di negara-negara Arab yang masih bergolak. Krisis keamanan dan politik di Timur Tengah, baik terkait Israel maupun intranegara Arab, hampir bisa dipastikan bakal terus berlanjut. Meski rezim-rezim otoriter di dunia Arab bisa saja akhirnya jatuh, suksesi politik juga tidak bakal berlangsung damai. Sebaliknya, proses transisi segera menimbulkan pergumulan, ketegangan, dan konflik di antara berbagai kekuatan politik warga. Upaya penciptaan keseimbangan politik dan sosial di antara kelompok politik tidak mudah tercipta karena bertahan dan bahkan menguatnya sikap saling curiga di antara mereka. Belum lagi, masuknya kekuatan asing dengan kepentingan ekonomi dan politik masing-masing. Perkembangan semacam itu bisa disaksikan di Mesir pasca-Mubarak sampai hari ini dan ke depan. Menjelang Pemilu September 2011 ini, pergumulan itu di antara berbagai kekuatan politik bahkan cenderung meningkat. Massa kembali ke Maydan Tahrir meski muncul dalam jumlah relatif lebih kecil dibanding ketika penumbangan Mubarak dulu. Gejala ini mengindikasikan peningkatan ketidakpuasan terhadap proses transisi dan sekaligus sikap saling tidak percaya di antara berbagai kekuatan politik dalam negara. Di tengah perkembangan Timur Tengah yang mencemaskan, amat mengecewakan, Pemerintah Indonesia nyaris tidak aktif sama sekali. Padahal, Indonesia sebagai negara yang disegani di antara negara OKI dan gerakan Non-Blok tidak patut berdiam diri. Jika punya kemauan dan iktikad baik, Indonesia bisa menggalang kerja sama, misalnya, dengan Turki yang aktif berusaha meredakan konflik di Timur Tengah, baik terkait Israel maupun intra-Arab. Hanya dengan turut aktif dalam menyelesaikan konflik dan sekaligus membantu transisi yang damai, Indonesia dapat dihargai masyarakat internasional.
more »

MENCINTAIMU

Diposting oleh DUNIAKU
Mencintaimu bukanlah sebuah pilihan Sebab hati tak mampu berpikir seperti logika Datang tiba-tiba… hasrat ingin selalu berdua Mencintaimu adalah rasa yang indah Mereka hanya bisa melarang tanpa mengerti Mereka hanya menolak tanpa berpikir bijak Mereka hanya tak mau tanpa menelusuri kedalaman batinku Mereka hanya bisa berpikir menurut mereka Mencintaimu adalah sebuah karunia Meski kau ada dunia juga tak selalu indah Mencintaimu bangkitkan semangat sepenuh jiwa Hadapi hari-hari yang tak selalu cerah Semoga kelak mereka mampu mengerti Semoga kelak mereka dapat menjadi bijak Semoga kelak terbuka hati nurani Semoga kelak terbuka pintu bahagia seutuhnya
more »

Liburan "Enjoy" pada Bulan Ramadhan

Diposting oleh DUNIAKU

Bulan suci Ramadhan bukan alasan untuk bersikap malas-malasan. Puasa juga bukan alasan untuk menghalangi aktivitas liburan Anda dan keluarga. Ada beberapa kegiatan yang bisa menjadi alternatif liburan Anda sesuai dengan atmosfer bulan penuh berkah ini.

Pertama, liburan tidak melulu berarti pergi ke suatu tempat. Liburan juga bisa dinikmati di rumah. Mengajarkan keterampilan kepada si kecil, mengundang tetangga untuk pengajian di rumah, atau bedah buku seputar dunia islam insya Allah merupakan aktivitas liburan yang bermanfaat.

Kedua, berbelanja bersama keluarga untuk kebutuhan puasa dan persiapan Lebaran kiranya juga merupakan aktivitas yang menggembirakan. Berbelanja di pusat-pusat perbelanjaan modern membuat Anda tidak perlu berpanas-panasan. Anda bisa memperhitungkan waktu sehingga dapat berbuka puasa di tempat itu.

Ketiga, sejumlah komunitas islami biasanya menggelar program-program wisata Ramadhan. Misalnya, wisata hati ustad Yusuf Mansyur di Tanggerang dan wisata rohaninya AA Gym di Bandung. Sambil liburan Anda juga bisa menambah amalan dan pahala pada bulan suci Ramadhan ini.

Keempat, jalan-jalan di ruang publik saat ngabuburit juga bisa menjadi aktivitas ringan yang menyenangkan. Ngabuburit atau menunggu datangnya waktu berbuka puasa biasanya dilakukan 1 atau 2 jam menjelang waktu berbuka. Di Jakarta, kawasan Monas biasanya dipadati warga pada sore hari. Begitu pula Pantai Marunda di daerah Tanjung Priok.

Kelima, toko buku kerap dijadikan pilihan banyak orang untuk menghabiskan waktu pada bulan puasa. Anda tidak harus membeli buku. Banyak toko buku yang memperbolehkan pengunjung untuk membaca di tempat.

Keenam, bagi kaum perempuan saat liburan adalah kesempatan untuk menyalurkan hobi yang mungkin banyak tertunda karena kesibukan kerja. Membuat kue atau belajar membuat kue bisa jadi salah ide aktivitas. Kuenya sekaligus bisa jadi stok sajian Lebaran.

Kedelapan, bersih-bersih rumah. Menyambut datangnya hari raya Idul Fitri kita bisa mempercantik tampilan rumah untuk menyambut datangnya tamu pada hari kemenangan. Membersihkan rumah bersama keluarga kiranya dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan.

Selamat menjalankan ibadah puasa.
more »

Tips Sehat Berpuasa

Diposting oleh DUNIAKU

Tips Sehat Berpuasa – Tak terasa kita telah kembali memasuki bulan Ramadhan tahun ini. Dalam bulan suci Ramadhan seluruh umat muslim diwajibkan untuk berpuasa satu bulan lamanya. Kondisi tubuh yang sedang berpuasa sering membuat tubuh menjadi lemas dan tidak fit untuk melaksanakan tugas sehari – hari. Namun toh alasan karena sedang berpuasa rasanya tidak pantas kita kemukakan untuk menjelaskan produktivitas kerja yang menurun. Sebenarnya ada beberapa Tips Sehat Berpuasa yang dapat anda terapkan untuk menjaga kondisi tubuh selama menjalankan ibadah puasa.

Untuk anda yang melakukan ibadah puasa di bulan Ramadhan, berikut akan saya berikan Tips Sehat Berpuasa untuk anda agar anda tetap dapat melakukan aktivitas normal anda dengan baik meski sedang menjalankan ibadah puasa. Berikut Tips Sehat Berpuasa untuk anda :

Jangan konsumsi makanan atau minuman yang mengandung terlalu banyak kafein dan gula. Mulailah perbanyak untuk meminum air putih lebih dari biasanya, misalnya 9 atau 10 gelas per hari.
Menjelang malam, santaplah makanan tinggi karbohidrat, lengkap dengan protein, serat dan vitamin. Meskipun dini hari nanti Anda akan santap sahur, makan malam harus tetap dijalankan seperti biasa agar kebutuhan kalori tetap tercukupi untuk hari ini.
Pada malam hari, konsumsilah makanan dalam porsi kecil setiap dua – empat jam sekali, tapi hindari yang tinggi kandungan garamnya. Karena, sodium dalam garam bisa mengurangi kadar air dalam tubuh.
Bangunlah minimal satu jam lebih awal untuk santap sahur. Jadi, Anda bisa menikmati makanan dengan santai dan perlahan, juga memberi waktu bagi lambung untuk beradaptasi menerima makanan di luar jam makan biasanya.
Jangan makan terburu-buru saat sahur, karena bisa menyebabkan perut ‘kaget’ dan mengalami konstipasi. Hindari juga makanan pedas dan terlalu banyak lemak. Makanan ini bisa memicu naiknya asam lambung sehingga menyebabkan perut mual dan perih.
Biasakan Anda sudah selesai makan sahur, 15 menit sebelum tiba waktu berpuasa atau adzan subuh Pergunakan waktu ini untuk minum segelas air putih, bersantai sebentar dan gosok gigi.
more »

Plus Minus Ibu Hamil Berpuasa

Diposting oleh DUNIAKU

Sebuah penelitian di AS menemukan bahwa ibu hamil yang berpuasa cenderung punya bayi lebih kecil. Di Indonesia, dokter pada dasarnya tidak melarang ibu hamil untuk 4 berpuasa. Iklim di Tanah Air pun lebih memungkinkan ibu hamil untuk ikut berpuasa.

Sebuah penelitian dilakukan oleh ilmuwan AS berdasarkan sensus di AS, Irak, dan Uganda. Penelitian itu menemukan wanita hamil yang berpuasa cenderung memiliki bayi lebih kecil. Bayi kecil tersebut juga cenderung rentan kesulitan belajar ketika besar.

Para peneliti dari Columbia University itu menemukan tren ini paling kelihatan ketika ibu hamil berpuasa pada awal kehamilannya dan selama musim panas ketika hari terang lebih panjang. Itu artinya puasa berjalan lebih panjang pada musim panas. Buat ibu hamil itu ternyata membahayakan kesehatan janinnya.

Beruntung iklim di Tanah Air tidak mengenal musim panas dengan hari terang panjang. Lama waktu puasa pun sekitar 14 jam sehari. Karena itu, para ibu yang sedang hamil tidak ragu untuk berpuasa selama kehamilan. Selebriti-selebriti seperti Zaskia Adya Mecca dan Meisya Siregar yang sedang mengandung pada bulan Ramadan tahun lalu pun mengaku berpuasa meski sedang berbadan dua.

lin Harlina (28 tahun) yang sedang mengandung tiga bulan mengaku ingin ikut puasa di bulan Ramadan ini. "Katanya, tidak masalah orang hamil ikut puasa. Asal kuat saja," kata karyawan di sebuah bank di Bogor itu.

Wanita yang menikah pada April lalu itu mengaku cukup sehat. Masa mual-mualnya juga sudah lewat. "Malah sekarang sedang doyan makan," katanya.

Supaya ibadah puasa dan kehamilan sama-sama lancar, lin mengaku akan konsultasi dengan dokter kandungannya terlebih dulu. "Kalau kata dokter boleh puasa, Insya Allah saya akan berpuasa," ujarnya.

Dr. Frizar Irmansyah, Sp.OG, dokter spesialis kebidanan dari RS Pusat Pertamina, mengatakan bahwa puasa pada dasarnya diperbolehkan untuk ibu hamil yang keadaan ibu dan bayinya sehat. Dengan keadaan hamil tanpa masalah, bahkan trimester pertama pun dibolehkan berpuasa.

Berikut ini kondisi ibu hamil yang tidak diperbolehkan puasa:

1. Menderita diabetes melitus

Ibu hamil dengan diabetes harus menjalani pola makan sedemikian rupa agar gula darah tetap terkontrol. Karena itu, ibu hamil dengan diabetes tidak disarankan berpuasa. Pasalnya, selain harus menjalani terapi obat secara teratur, ibu hamil juga harus mematuhi program makan yang telah dibuatkan supaya kadar gula dalam darah bisa tetap terkontrol/bisa tetap stabil.

2. Hipertensi

Tekanan darah selama kehamilan harus terkontrol dengan baik. Terlebih lagi pada ibu yang tekanan darahnya harus dikontrol dengan obat-obatan. Tekanan darah yang naik turun harus dihindari karena berbahaya buat kesehatan ibu dan bayinya.

3. Perdarahan

Puasa pada saat menjalani kehamilan dengan perdarahan akan menambah parah perdarahan tersebut. Ibu hamil sebaiknya konsultasi dengan dokter kandungan untuk mengatasi keadaan ini.

4.Sakit maag

Memaksakan diri berpuasa pada ibu hamil yang punya sakit maag akan memberi peluang bagi kekambuhan penyakit itu.

5. Dehidrasi

Kondisi ini berbahaya untuk kesehatan ibu dan bayi dalam kandungannya. Dalam keadaan seperti ini, ibu hamil sebaiknya cepat berbuka. Terlebih lagi ibu hamil yang terancam dehidrasi karena diare, muntah-muntah, keringat dingin.
more »

TIPSS BERPUASA

Diposting oleh DUNIAKU

1. Jangan Tinggalkan Sahur
Sahur merupakan salah satu rangkaian dalam ibadah puasa Ramadhan yang sangat disarankan, dalam sebuah Hadist disebutkan bahwa “Bersabda Rasulullah SAW: “Sahurlah kamu, karena dalam sahur itu terdapat berkah yang besar“. Kenapa sahur penting bagi kita yang menjalankan puasa?, Saat menjalankan puasa tubuh kita tidak mendapatkan asupan gizi kurang lebih selama 14 jam. Untuk itu supaya tubuh dapat menjalankan fungsi dengan baik, sel-sel tubuh membutuhkan gizi dan energi dalam jumlah cukup. Untuk menu sahur sebaiknya pilih makanan berserat dan berprotein tinggi, tapi hindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis-manis.

Banyak makan makanan manis disaat sahur akan membuat Anda cepat lapar di siang hari. Makanan manis membuat tubuh bereaksi melepaskan insulin secara cepat, insulin berfungsi memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh dan digunakan sebagai sumber energi. Sedangkan makan makanan berserat membuat proses pencernaan lebih lambat dan membantu insulin dikeluarkan secara bertahap. Untuk membuat energi dari sahur tahan lama, bersahurlah lebih akhir saat mendekati imsak.

2. Jangan Tunda Berbuka
Setelah seharian menahan lapar dan dahaga tentunya energi kita terkuras, untuk memulihkan energi kembali, saat berbuka makanlah karbohidrat sederhana yang terdapat dalam makanan manis. Makanan yang mengandung gula mengembalikan secara instant energi kita yang terkuras seharian. Tetapi usahakan menghindari minum es atau yang bersoda, karena jenis minuman ini dapat membuat pencernaan tak berfungsi secara normal.

3. Makanlah Secara Bertahap
Biasanya begitu mendengar bedug magrib, tanpa tunggu lagi kita langsung menyantap habis hidangan yang disediakan diatas meja. Ini bukanlah pola yang bagus untuk kesehatan, setelah seharian perut kita tak terisi dan organ cerna beristirahat, sebaiknya jangan langsung menyantap hidangan dalam jumlah besar. Saat tiba waktu berbuka makan makanan manis, seperti kolak, atau minum teh hangat, istirahatkan sesaat, bisa Anda gunakan jeda itu untuk menjalankan sholat magrib sambil memberi waktu organ cerna kita menyesuaikan. Baru setelah sholat Anda dapat lanjutkan kembali makan makanan yang lebih berat seperti nasi dan lauk-pauknya. Dan setelah Tarawih dilanjutkan lagi dengan sesi makan kecil atau camilan.

4. Jangan Tinggalkan Olahraga
Menjalankan puasa bukan berarti berhenti total berolahraga. Justru aktivitas fisik tetap dibutuhkan untuk menjaga kelancaran peredaran darah agar kita tidak mudah loyo. Namun untuk urusan ini pilih olahraga ringan yang tak membutuhkan energi berlebih, seperti lari-lari kecil atau jalan kaki. Sebaiknya lakukan olahraga menjelang waktu berbuka. Tarawih selain ibadah juga sebagai sarana menjaga kebugaran
jasmani karena saat melakukan sholat tarawih sama dengan membakar kalori.

5. Konsumsi Cukup Air
Air merupakan zat yang sangat dibutuhkan tubuh. Lebih dari 60 % tubuh kita terdiri dari air. Untuk menjalankan fungsinya dengan baik setiap organ tubuh kita membutuhkan air. Tanpa air yang cukup tubuh akan mengalami gangguan. Untuk itu perbanyak minum air untuk simpanan dalam tubuh supaya semua organ berfungsi dengan baik. Yang disebut air disini bukan hanya berupa air putih, tapi susu dan teh pun juga termasuk di dalamnya. Supaya kebutuhan tubuh tercukupi, aturlah agar Anda minum delapan gelas air sebelum menjalani puasa esok hari.

6. Kendalikan Emosi
Rasulallah bersabda bahwa puasa itu bukan hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menahan nafsu. Dengan kata lain tujuan puasa adalah me-manage emosi, belajar bersabar dan berupaya mendekatkan diri kepada Tuhan. Secara psikologis ini mempengaruhi mental-spiritual kita, dengan mengendalian emosi membuat jiwa kita
tumbuh lebih sehat, dan merasakan kedekatan dengan Allah membuat hati kita damai.
more »

Selamat Datang Bulan Suci Ramadhan!

Diposting oleh DUNIAKU

Berkaitan dengan bulan suci Ramadhan, Rasulullah SAW berkhutbah dengan panjang lebar, menjelaskan tentang keutamaan bulan suci tersebut dan amalan-amalan yang selayaknya dilakukan. Di sini, kita akan menyemak isi khutbah tersebut sebagai bekal dan persiapan untuk memasuki bulan suci tersebut, dengan harapan semoga kita dapat menjadi tamu yang baik bagi Pengundang kita, Pemilik bulan suci nan mulia ini, Allah SWT.

Dengan sanad yang mu’tabar, Syeikh Shaduq telah menukil dari Imam Ridho yang telah diriwayatkan dari para leluhurnya hingga sampai ke Imam Ali di mana beliau kepada anak-anaknya berkata ; “Sesungguhnya pada suatu hari Rasul berkhutbah:

”Wahai manusia, sesungguhnya bulan Allah telah menyambut kalian dengan keberkahan, rahmat dan ampunan. Bulan dimana sebagai paling utamanya bulan. Hari-harinya paling utamanya hari. Malam-malamnya paling utamanya malam. Waktu-waktunya paling utamanya waktu. Dialah bulan dimana padanya kalian diundang menuju perjamuan Allah. Kalian dijadikan pemilik kemuliaan Ilahi. Napas-napas kalian adalah tasbih. Tidur-tidur kalian adalah ibadah. Amal perbuatan kalian diterima di sisi Allah SWT. Doa-doa kalian dikabulkan. Maka mohonlah kalian kepada Tuhan kalian dengan niat yang benar dan hati yang suci, agar Dia mensukseskan kalian untuk berpuasa dan membaca kitab-Nya. Sesungguhnya sengsaralah orang yang tercegah dari ampunan Allah pada bulan yang agung ini. Ingatlah kalian dengan rasa lapar dan dahaga kalian, yang dengannya akan mengingatkan akan lapar dan dahaga pada hari Kiamat. Bersedekahlah kalian kepada orang-orang fakir dan miskin. Hormatilah orang-orang yang lebih tua dari kalian. Dan sayangilah orang-orang yang lebih muda dari kalian. Hubungkanlah tali silaturahmi. Jagalah lisan kalian. Tundukkanlah penglihatan kalian dari perkara-perkara yang telah dilarang Allah untuk memandangnya. Dan jagalah pendengaran kalian dari perkara-perkara yang dilarang untuk mendengarnya. Berlemah-lembutlah kalian dengan anak-anak yatim hingga nanti mereka akan berlemah lembut dengan anak-anak yatim kalian. Bertaubatlah kalian kepada Allah dari dosa-dosa kalian. Angkatlah tangan kalian untuk berdoa kepada-Nya pada waktu-waktu shalat kalian, karena sesungguhnya pada waktu-waktu itu merupakan paling utamanya kesempatan Allah memandang kepada para hamba-Nya dengan rahmat. Dia akan menjawab mereka apabila mereka memohon pertolongan kepada-Nya. Dia akan memenuhi panggilan mereka apabila mereka memanggil-Nya. Dan Dia akan mengabulkan doa mereka apabila mereka berdoa.

Wahai manusia, sesungguhnya penjamin diri kalian adalah amal perbuatan kalian. Maka cegahlah (diri) kalian dengan beristigfar. Punggung kalian berat dikarenakan dosa-dosa kalian, maka ringankanlah (beban) diri kalian darinya dengan melamakan bersujud (di hadapan-Nya). Dan ketahuilah bahwasanya Allah SWT telah bersumpah dengan kemuliaan-Nya; Ia tidak akan menyiksa orang-orang yang mendirikan shalat dan bersujud dari liputan api neraka, pada hari kebangkitan di hadapan Tuhan Penguasa semesta alam.

Wahai manusia, barangsiapa yang pada bulan ini memberi hidangan buka puasa kepada seorang mukimin yang berpuasa maka pahalanya di sisi Allah SWT bagaikan membebaskan seorang budak serta akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Seseorang telah bertanya kepada beliau: “Apabila kami tidak mampu melakukan itu? Beliau menjawab: “Jagalah diri kalian dari api neraka walaupun hanya dengan segenggam kurma. Jagalah diri kalian walaupun hanya dengan seteguk air, karena sesungguhnya Allah SWT akan menganugerahkan pahala kepada orang yang melakukan perbuatan mudah ini, apabila ia tidak mampu melakukan yang lebih besar darinya.

Wahai manusia, barangsiapa di antara kalian yang memperbaiki akhlak kalian pada bulan ini niscaya Allah akan mempermudah baginya ketika meniti jembatan yang pada hari itu kaki-kaki akan mudah tergelincir ketika melewati di atasnya. Barangsiapa yang mencegah keburukan darinya pada bulan ini maka akan tercegah dari murka Allah SWT pada hari pertemuan dengan-Nya. Barangsiapa yang memuliakan anak yatim pada bulan ini maka Allah SWT akan memuliakannya pada hari menemui-Nya. Barangsiapa yang menyambungkan tali silaturahmi pada bulan ini maka Allah SWT akan menyambungkan dengan rahmat-Nya, pada hari ia menemuni-Nya. Barangsiapa yang memutuskan tali silaturahmi pada bulan ini maka Allah SWT akan memutuskan rahmat-Nya darinya, pada hari ia bertemu dengan-Nya. Barangsiapa yang mentaati Allah SWT pada bulan ini dengan mendirikan shalat maka Allah SWT akan menjauhkan ia dari api neraka. Barangsiapa yang melaksanakan kewajibannya pada bulan ini maka Allah SWT akan memberikan padanya pahala orang melaksanakan tujuh puluh kewajiban di bulan-bulan lain. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku (Rasul) maka Allah SWT akan memberatkan timbangan pahalanya di hari yang diringankannya timbangan-timbangan pahala. Barangsiapa yang membaca al-Qur’an maka akan diberikan padanya pahala orang yang menyelesaikan membaca seluruh al-Qur’an pada bulan-bulan lain.

Wahai manusia, sesungguhnya pintu-pintu surga terbuka pada bulan ini, maka mohonlah kepada Allah agar tidak ditutup pintu-pintu tersebut untuk kalian. Dan sesungguhnya pintu-pintu neraka tertutup maka mohonlah kepada Allah agar tidak dibuka untuk kalian pintu-pintu tersebut. Dan sesungguhnya setan-setan terbelenggu maka mohonlah kepada Allah agar mereka tidak dapat menguasai kalian”.

Diriwayatkan pula dalam beberapa riwayat bahwa ketika telah memasuki bulan Ramadhan Rasulullah membebaskan tawanan dan memberi bantuan kepada para fakir-miskin. Semuanya sebagai bukti bahwa beliau adalah suri tauladan terbaik buat segenap umat manusia.

Mudah-mudahan nasihat-nasihat yang keluar dari mulut suci Rasulullah SAWW akan menjadi bekal bagi kita dalam menjalankan ibadah puasa dengan baik dan benar. Mudah-mudahan dengan menjalankan anjuran-anjuran tadi sewaktu kita berpisah dengan bulan suci ini, kita dalam keadaan memiliki jiwa dan kepribadian yang lebih baik hingga rasa lapar dan dahaga yang kita rasakan pada bulan Ramadhan tidaklah sia-sia. Sebagaimana yang telah disinggung dalam khutbah tadi bahwa Rasulullah memerintahkan kepada kita untuk memohon; “Ya Allah, tolonglah hamba-Mu yang naif ini agar berhasil dan mampu menjalan ibadah suci ini dengan sukses sehingga mampu keluar dari belenggu hewani menjadi manusia sejati seperti bayi yang baru keluar dari rahim ibunya, yang terlahir dalam keadaan suci sesuai dengan fitrah manusia”. Amiin.
more »

PERSIAPAN MENGHADAPI RAMADHAN

Diposting oleh DUNIAKU
Ahlan wa sahlan ya Ramadhan. tak lama lagi kita bakal menyambut Ramadhan al Mubarak. agak2nya bersediakah kita? apa yg ak disediakan? biarlah bulan Ramadhan datang, kita tempuhi aje dengan hati yang terbuka. mungkin itu antara jawapannya. Kita seharusnya mempersiapkan diri dengan beberapa persediaan.

pertamanya, PERSIAPAN ROHANI. Yang dikehendaki di sini ialah kita harus bersedia dari aspek penerimaan hati terhadap Kefardhuan Puasa yang bakal dilalui. Macam mane tu? Hati mestilah ikhlas kerana Allah jalla wa’ala. bukan berpuasa kerana lainnya. Bukan berpuasa kerana ingin kurus, diet la kononnya. memang tak dinafikan bulan puasa mampu menyebabkan orang gemuk jadi kurus. Tapi kalau kita niat puasa kerana nak kurus, tepuk dada, tanyalah hati, Sahkah puasa kita? Mana ada orang berpuasa berniatkan, “Sahaja aku puasa esok hari , pada bulan Ramadhan kerana nak kurus.” Biarlah kelebihan berpuasa mampu buat orang jadi kurus itu datang tanpa kita niatkan. kita berpuasa tetapkan niat kerana ALLAH ta’ala semata2.

persiapan rohani juga membawa maksud, kita hendaklah letak dalam minda bahawa puasa adalah ibadah. Ibadah berasal dari perkataan ‘abada’ , ya’budu. Kata Ibnu Mas’ud radhiallahu anhu apabila ditanya apa makna ibadah, eliau menjawab, “allaha , yu’allihu” ertinya, “mempertuhankan”. jadi, berpuasa bererti beribadah kepada ALLAH azza wajalla. beribadah kepada ALLAH bererti menyembah ALLAH.

Keduanya, PERSIAPAN ILMU. Ilmu berkaitan puasa hendaklah ada. nak ada ilmu puasa, kenalah belajar. nak belajar, carilah tok guru. nak cari tok guru, carilah yang betul, tidak sesat macam ayah pin. Ilmu sah batal puasa. rukun puasa, syarat wajib berpuasa.

Ketiga, PERSIAPAN FIZIKAL. Jasmani la tu……… Selain dari rohani, tubuh badan kita pun hendaklah bersedia untuk menghadapi Ramadhan. kalau yang ada penyakit gastrik tu, bersedialah dengan ubat2an nya. Janganlah sampai penyakit kita tu halang kita daripada menunaikan rukun Islam yang keempat tu. Kalau tiap2 tahun gastrik datang time Ramadhan, alamat tak puasa sampai mati la………

Persiapan jasmani juga maksudnya kita latih dulu diri kita berpuasa sunat Rejab, Sya’aban. Kalau dah biasa, barulah perut tak terkejut beruk bila berpuasa Ramadhan. Biarlah puasa kita itu menjadi latihan kepada kita agar menjaga makan mnum. agar selepas Ramadhan nanti, kita terus menjaga makanminum kita agar tidak mengikut nafsu.

Keempat, PERSIAPAN EKONOMI. Kewangan kena jaga… kalau betul kta nak cari pahala banyak2 bulan puasa, hendaklah kita simpan duit banyak2, untuk dibelanjakan di bulan puasa. Jadi, kita tak payah lah sibuk2 cari rezeki di bulan pUasa. rehatkan diri dari kejar dunia walaupun harus, sibukkan diri dengan kejar bekalan untuk ke akhirat. Lagipun, kalau duit banyak, boleh bersedeqah banyak2. sedeqah bulan puasa ni ganjaran phalanya berlipat kali ganda. Rasulullah pernah sebut, ” Setiap amalan anak adam digandakan baginya satu kebaikan yang dilakukan dengan 10 kali ganda , hingga 700 kali ganda sehinggalah berkali2 gandanya.”

KELEBIHAN

Kelebihan Bulan Ramadhan ke atas bulan2 yang lain ada beberapa perkara. antaranya, Rasulullah bersabda yang maksudnya, ” apabila tiba Ramadhan, dibuka pintu-pintu syurga, ditutup pintu2 neraka, dan dibelenggu syaitan2. “ Kalau syaitan dibelenggu, diikat, dirantai, digari, apa lagi yang menghalang kita daripada buat kebajikan atau amal ibadah dengan sebanyak2nya? ertinya, Tuhan sengaja memberi peluang kepada kita buat amal ibadah dan kebajikan sebanyak2nya.

Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam juga pernah bersabda yang maksudnya, ” Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan ganjaran pahala dan keampunan dari ALLAH, diampun baginya (dosanya) apa2 yang terdahulu daripada dosanya.” Inilah peluang keemasan yang tidak muncul di bulan2 yang lain. Bukan bermaksud bulan lain ALLAH tak ampun dosa. Cuma Ramadhan ni ALLAH lagi buka pintu keampunan seluas2nya. Macam sale jugak kan, supermarket, mall atau apa pun memang jual barang sepanjang tahun, tapi Big sale atau mega sale jarang2 sekali. Nah! Kalau puasa pulak, maka ingatlah bahawa ALLAH bawa TAWARAN HEBAT , BIG SALE, MEGA SALE selama sebulan untuk setahun sekali. Maka sesiapa yang berjual beli dengan ALLAH, Bulan puasalah bulan yang paling sesuai kerana untungnya banyak!! Dahlah tawarannya hebat, senang nak dapat pulak tu….tak payah nak beratur macam di Mydin Mall K.T.

lagi apa kelebihannya? la kan semua dah tau bahawa Ramadhan bulan sadaqah. Sadaqah di bulan Ramadhan ni banyak pahala. tak terbilang lah jawabnya. Rasulullah pernah sebut bahawa barangsiapa yang beri minum orang berpuasa dengan seteguk , ALLAH akan beri minum kepada nya daripada telaga nabi sallallahu alaihi wasallam yang mana ia tidak akan dahaga ketika di padang mahsyar sehingga masuk ke Syurga.

Nabi sallallahu alaihi wasallam juga sebut, ” Barangsiapa yang mengerjakan amalan sunat, pahalanya sama dengan amalan wajib. Dan barangsiapa yang buata amalan wajib, pahalanya sama dengan buat 70 amalan wajib yang sama. “ Bayangkan kalau kita solat subuh 2 rakaat di bulan puasa, macam 70 kali buat subuh di bulan2 lain!!! mana larat beb……….. itulah sifat Maha Pemurah ALLAH terhadap hambaNYA sempena Ramadhan al Mubarak ini.

AKHIRNYA, marilah sama2 kita rebut peluang setahun sekali ini untuk menjadikan diri kita golongan yang benar2 berTAQWA sebagaimana kehendak ALLAH sendiri yang menyebutkan dalam al Qur’an yang maksudnya, ” Wahai orang2 beriman , diwajibkan ke atas kamu berpuasa (di bulan Ramadhan ) sebagaimana diwajibkan ke atas mereka yang terdahulu daripada kamu , mudah2an kamu berTAQWA.”

SEKIAN, WASSALAM.
more »

PERSIAPAN MENJELANG RAMADHAN

Diposting oleh DUNIAKU

Rebutlah peluang keemasan di bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan adalah bulan yang terlalu banyak kelebihannya. Di dalamnya terdapatnya malam lailatul Qadar iaitu malam kemuliaan yang lebih baik dari 1000 bulan. Pada bulan tersebut Allah membuka pintu syurga, menutup pintu neraka dan mengikat syaitan-syaitan untuk memberi peluang kepada manusia membersihkan diri mereka sebersih-bersihnya. Amal-amal ibadah dan kebajikan digandakan Allah di mana yang sunat diberi pahala wajib/fardhu dan yang fardhu menyamai 70 fardhu di bulan-bulan yang lain. Amat banyak kelebihan bulan Ramadhan yang kesemuanya insya Allah akan kita bentangkan satu persatu dalam risalah kecil ini.
Sekarang ini kita berada di bulan Sya’ban. Inilah masanya kita menanam azam untuk kita merebut segala kelebihan Ramadhan yang dijanjikan Allah. Jika Ramadhan tahun lalu kita lalai dan leka sehingga tanpa disedari Ramadhan telahpun berlalu dan kita ketinggalan merebut kelebihannya, maka pada tahun ini kita diberi peluang sekali lagi oleh Allah. Maka janganlah sia-siakan peluang kali ini kerana entah-entah inilah Ramadhan terakhir buat kita. Mati datang tidak menentu. Oleh itu, hendaklah kita sentiasa bersedia. Rebutlah peluang semasa hayat masih ada ini supaya di akhirat kita tidak menyesal dengan sesalan yang tiada gunanya lagi.

Membuat persiapan untuk memasuki Ramadhan
Bulan yang besar dan penuh keberkatan serta banyak kelebihannya haruslah disambut dengan penuh perasaan ta’zim (membesarkan) dan mengalu-alukannya. Antara persiapan yang dapat kita lakukan –malah perlu kita lakukan- sebelum menjelang Ramadhan ialah:
Dengan banyak berpuasa dalam bulan Sya’ban.
Mengulangkaji ilmu tentang puasa
Membaca kembali hadis-hadis Nabi s.a.w. tentang fadhilat (kelebihan) puasa dan bulan Ramadhan.
Mengetahui amalan-amalan utama dan besar pahalanya di bulan Ramadhan.
Pertama: Banyak berpuasa di bulan Sya’ban bermula dari awal bulan lagi
Diriwayatkan dari Saidatina Aisyah r.a. yang menceritakan;
كَانَ رَسُولَ اللهِ -صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- يَصُومُ حَتَّىَ نَقُولَ: لاَ يُفْطِرُ، وَيُفْطِرُ حَتَّىَ نَقُولَ: لاَ يَصُومُ، وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ -صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلاَّ رَمَضَانَ، وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَاماً فِي شَعْبَانَ
“Adalah Rasulullah s.a.w. kadang-kadang terus-menerus berpuasa hingga kami menganggap beliau tidak berbuka langsung, dan kadang-kadang beliau terus-menerus berbuka hingga kami menganggap beliau tidak berpuasa langsung. Namun demikian, aku tidak pernah melihat Rasulullah berpuasa sebulan penuh melainkan pada bulan Ramadhan, dan aku tidak pernah melihat beliau paling banyak berpuasa sebagaimana beliau berpuasa di bulan Sya’ban”. (Riwayat Imam Bukhari dan Muslim)
Usamah bin Zaid r.a. menceritakan; “Aku bertanya Rasulullah s.a.w.; ‘Ya Rasulullah, mengapakah aku tidak melihat kamu banyak berpuasa di bulan-bulan lain sebagaimana kamu berpuasa di bulan Sya’ban’. Jawab Rasulullah; ‘Bulan Sya’ban itu adalah bulan yang selalu dilupai oleh manusia di mana kedudukannya di tengah antara Rejab dan Ramadhan. Namun ia adalah bulan diangkat amalan-amalan hamba kepada Tuhan Pencipta Alam. Maka aku menyukai amalanku diangkat ketika aku berpuasa”. (Riwayat Imam an-Nasai)
Namun demikian, bagi orang yang tidak berpuasa langsung di awal Sya’ban (yakni dalam masa 15 hari awal Sya’ban), maka ia dilarang berpuasa selepas nisfu Sya’ban (yakni pertengahan Sya’ban). Ini sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w.;
إِذَا بقي نصفٌ من شَعبَانَ فَلاَ تصُومُوا
“Apabila berbaki separuh dari bulan Sya’ban maka janganlah kamu berpuasa”. (Riwayat Imam at-Tirmizi dari Abu Hurairah r.a.)
Menurut ulama’, hadis ini merujuk kepada orang yang tidak berpuasa di bahagian awal Sya’ban sekalipun pada 15 Sya’ban (yakni hari nisfu Sya’ban) atau orang yang sengaja memilih hari-hari di hujung Sya’ban untuk berpuasa, bukan kerana puasa itu berkebetulan dengan kebiasaannya (seperti puasa Isnin dan Kamis atau puasa selang sehari) atau bukan kerana puasa Qadha’, Nazar dan Kafarah. Maka mereka dilarang berpuasa selepas bulan Sya’ban menjangkau pertengahannya. Adapun jika mereka telah memulai puasa sebelumnya sekurang-kurangnya berpuasa pada hari nisfu Sya’ban, maka harus untuk mereka meneruskan puasa selepas nisfu Sya’ban.
Secara amnya –menurut ulama’- berpuasa selepas nisfu Sya’ban (kecuali dengan syarat-syarat yang disebutkan tadi) hukumnya adalah makruh. Namun hukum ini berubah kepada haram apabila Sya’ban masih tinggal sehari atau dua hari lagi sebelum Ramadhan, terutamanya yaumu asy-Syak (hari ragu iaitu hari 30 Sya’ban apabila orang ramai bercakap-cakap bahawa anak bulan kelihatan, namun tidak ada saksi yang mengukuhkannya). Menurut ulama’ mazhab Syafi’ie, berpuasa pada hari Syak hukumnya haram sama ada dengan niat puasa Ramadhan (kerana berhati-hati) atau puasa sunat. Namun dikecualikan bagi orang yang mempunyai kebiasaan berpuasa dan hari Syak itu jatuh pada hari ia berpuasa atau orang yang meneruskan puasa Sya’ban yang ia mulai sebelum bulan Sya’ban menjangkau pertengahannya, maka haruslah bagi mereka puasa pada hari-hari tersebut. Sabda Rasulullah s.a.w.;
لا تَقَدَّمُوا شَهرَ رَمضَانَ بصَوْمِ يَوْمٍ أَوْ يَوْمََيْنِ إِلاَّ رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمًا فَلْيَصُمْهُ
“Janganlah engkau mendahului Ramadhan dengan berpuasa sehari atau dua hari sebelumnya, kecuali seorang yang sudah biasa berpuasa, maka bolehlah ia berpuasa”. (Riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah r.a.)
Berkata sahabat Nabi s.a.w. ‘Ammar bin Yasir r.a.;
من صَامَ اليومَ الَّذِي شُكَّ فِيهِ فقد عصَى أَبا القاسمِ
“Sesiapa berpuasa pada hari syak, maka sesungguhnya ia mengingkari Abal-Qasim (gelaran bagi Rasulullah s.a.w.)”. (Riwayat Imam at-Tirmizi)
Begitu juga, dikecualikan jika puasa itu dikerjakan kerana ada sesuatu sebab seperti puasa Nazar atau puasa Qadha’, maka sahlah puasa dan tidak diharamkan puasa pada hari Syak itu.
(Rujukan mengenai puasa Sya’ban di atas; at-Tajul Jami’ lil-Ushul, Matn al-Ghayah wa at-Taqrieb (tahqiq dan ta’liq oleh Syeikh Majid al-Hamawi), Mughni al-Muhtaj, jil. 1, hlm. 585, dan al-Fiqh al-Manhaji)
Mengenai kelebihan malam nisfu Sya’ban (yakni malam ke 15 Sya’ban), terdapat hadis di mana Rasulullah bersabda;
يَطَّلِعُ اللهُ عز وجل عَلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النـِّصْفِ مِنْ شَعْبَاْن فَيَغْفِرُ لِجَمِيْعِ خَلْقِهِ إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاْحِنٍ
“Pada malam nisfu Sya’ban, Allah melihat kepada sekelian makhlukNya, lalu Ia mengampunkan ke semua mereka kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuh dengan saudara seagama”. (Riwayat Imam at-Thabrani dan Ibnu Hibban dari Mu’az bin Jabal r.a.)
Kedua: Mengulangkaji kembali ilmu atau pengetahuan tentang puasa
Amalan yang paling utama di bulan Ramadhan ialah puasa. Puasa difardhukan pada siang hari sepanjang bulan Ramadhan. Untuk mencapai puasa yang sempurna kita hendaklah memiliki ilmu tentang bagaimana melaksanakan puasa yang sebenarnya sebagaimana yang dituntut oleh Syara’. Oleh itu, ada baiknya sebelum menjelang Ramadhan kita mengulangkaji ilmu-ilmu tentang puasa merangkumi;
1. Rukun-rukun puasa serta sunat-sunatnya
2. Perkara-perkara yang membatalkan puasa
3. Perkara-perkara yang boleh mengurangkan pahala puasa
4. Dan segala yang berkaitan dengan ibadah puasa
Selain itu, kita juga perlu mempelajari puasa dari sudut batin atau rohaninya supaya puasa kita akan mendatangkan lebih kesan kepada jiwa dan roh kita. Imam al-Ghazali membahagikan darjat puasa manusia kepada tiga bahagian;
1. Puasa umum : iaitu berpuasa dengan menahan perut dan faraj (kemaluan) dari menikmati keinginannya (makan, minum dan sebagainya).
2. Puasa khusus : iaitu berpuasa yang disertakan dengan menjaga pendengaran, penglihatan, lidah, tangan, kaki dan seluruh anggota dari melakukan yang haram atau dosa.
3. Puasa khususul khusus (paling khusus) : iaitu berpuasa dengan menyertakan semua yang tersebut di atas dan menambah lagi dengan berpuasa hati dari segala cita-cita yang kotor dan pemikiran-pemikiran keduniaan dan memesongkan perhatian dari selain Allah sama sekali.
Jadi puasa yang sebenar bukanlah hanya puasa zahir sahaja (iaitu dengan menegah diri dari makan, minum, bersetubuh dan sebagainya) tetapi juga berpuasa batin iaitu dengan menegah diri dari maksiat dan dosa. Seorang yang berpuasa di samping menjaga diri dari makan, minum dan sebagainya, ia juga mesti menjaga anggota-anggotanya dari dosa dan maksiat. Jika tidak ia tidak akan mencapai kesempurnaan puasa sebagaimana yang dikehendaki Allah.
Ketiga: Membaca kembali kelebihan-kelebihan bulan Ramadhan
Ada di kalangan kita tidak merasa apa-apa dengan kedatangan Ramadhan. Bagi mereka, Ramadhan sama seperti bulan-bulan yang lain; tiba masanya ia datang dan tiba masanya ia berlalu pergi. Punca sikap ini adalah kerana mereka tidak mengetahui kelebihan dan keistimewaan bulan Ramadhan atau kerana mereka melupainya. Kerana itu amat perlulah hadis-hadis Nabi s.a.w. tentang fadhilat dan kelebihan Ramadhan dibaca dan diulang-ulangkan kembali –kepada diri sendiri dan kepada masyarakat- terutamanya di hujung-hujung Sya’ban ini.
Amat banyak hadis Nabi s.a.w. yang menceritakan kelebihan dan keistimewaan Ramadhan, antaranya;
a) Ramadhan adalah penghapus dosa
Sabda Rasulullah s.a.w. melalui hadis yang disampaikan oleh Abu Hurairah r.a.;
الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ، وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ، وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ، مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ، إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ
“Solat lima waktu, jumaat ke jumaat dan ramadhan ke ramadhan merupakan penghapus dosa di antaranya selama mana dijauhi dosa besar”. (Riwayat Imam Muslim)
b) Pada bulan Ramadhan dibuka pintu syurga, ditutup pintu neraka dan dirantai syaitan-syaitan
Sabda Rasulullah s.a.w;
إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيلَةٍ من شَهرِ رَمضَانَ صُفَّدتِ الشَّياطينِ ومَردَةُ الجنِّ وغُلِّقتْ أَبوابُ النِيرانِ فلَمْ يُفتَحْ منها بابٌ وفُتِّحتْ أَبوابُ الجنَّةِ فلَمْ يُغلَقْ منها بابٌ ويُنَادِي مُنَادٍ يا بَاغِيَ الخيرِ أَقبِلْ ويا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقصِرْ. ولله عُتَقَاءٌ من النَّارِ وذَلكَ كُلَّ لَيلَةِ
“Apabila tiba malam pertama Ramadhan akan diikat/dirantai segala syaitan dan jin-jin yang sesat, ditutup segala pintu neraka hingga tidak ada satu pintu pun yang dibuka, dibuka segala pintu syurga hingga tidak ada satu pintupun yang ditutup. Seorang penyeru (yakni Malaikat) akan berseru; “Wahai orang yang mengejar kebaikan! Tampillah kamu. Wahai orang yang ingin melakukan kejahatan! Undurlah kamu (yakni berhentilah dari melakukan kejahatan)”. Akan terdapat orang-orang yang bakal dibebaskan Allah dari api neraka. Hal demikian itu berlaku pada setiap malam (di sepanjang Ramadhan)”. (Riwayat Imam at-Tirmizi, Baihaqi dan Ibnu Hibban dari Abu Hurairah r.a.)
c) Lima anugerah khusus Allah untuk umat Muhammad di bulan Ramadhan

Sabda Rasulullah s.a.w.;
أُعْطِيَتْ أُمَّتِيْ فِي شَهْرِ رَمَضَاْنَ خَمْسًا لَمْ يُعْطَهُنَّ نَبِيٌّ قَبْلِيْ: أَمَّا الوَاْحِدَةُ فَإِنَّهُ إِذَا كَاْنَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَاْنَ نَظَرَ اللهُ إِلَيْهِمْ وَمَنْ نَظَرَ اللهُ إِلَيْهِ لَمْ يُعَذِّبْهُ أَبَدًا، وَأَمَّا الثَّانِيَةُ: فَإِنَّ خُلُوْفُ أَفْوَاْهُهُمْ حِيْنَ يُمْسُوْنَ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ، وَأَمَّا الثَّاْلِثَةُ: فَإِنَّ الْمَلاَئِكَةَ تَسْتَغْفِرُ لَهُمْ فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ، وَأَمَّا الرَّاْبِعَةُ: فَإِنَّ اللهَ تعالى يَأْمُرُ جَنَّتَهُ فَيَقُوْلُ لَهَا: اِسْتَعِدِّيْ وَتَزَيَّنِيْ لِعِبَاْدِيْ أَوْشَكَ أَنْ يَسْتَرِيْحُوْا مِنْ تَعَبِ الدُّنْيَا إِلَى دَاْرِي وَكَرَامَتِيْ، وَأَمَّا الْخَاْمِسَةُ: فَإِنَّهُ إِذَا كَاْنَ آخِرُ لَيْلَةٍ غَفَرَ اللهُ لَهُمْ جَمِيْعًا، فَقَاْلَ رَجُلٌ مِنَ الْقَوْمِ: أَهِيَ لَيْلَةُ الْقَدْرِ؟ قَالَ: لاَ أَلَمْ تَرَ إِلَى الْعُمَّالِ يَعْمَلُوْنَ فَإِذَا فَرِغُوْا مِنْ أَعْمَالِهِمْ وُفُّوْا أُجُوْرَهُمْ.
“Telah diberikan kepada umatku di bulan Ramadhan lima perkara yang belum pernah diberikan kepada seorang nabi pun sebelumku, iaitu;
Di permulaan Ramadhan Allah akan melihat kepada umatku. Sesiapa Allah melihat kepadanya nescaya ia tidak akan diazab selama-lamanya.
Bau mulut mereka (yang berpuasa) ketika petang hari lebih wangi di sisi Allah dari bau kasturi.
Malaikat akan memohon ampun untuk mereka di sepanjang hari dan malam.
Allah menyuruh syurga supaya bersiap-sedia dengan berkata kepadanya; “Bersiaplah kamu dan berhiaslah untuk hamba-hambaKu. Mereka hampir datang (memasukimu) untuk beristirehat dari kepayahan dunia menuju ke rumahKu dan kemuliaanKu”.
Pada akhir malam bulan Ramadhan, Allah mengampuni dosa semua mereka. Seorang lelaki dari sahabat bertanya; ‘Adakah malam itu lailatul Qadar?’. Jawab Rasulullah; ‘Tidak. Apakah engkau tidak melihat kepada pekerja-pekerja yang bekerja. Apabila mereka telah selesai dari pekerjaan mereka, akan disempurnakanlah upah-upah bagi mereka”.
(Riwayat Imam Ahmad, al-Bazzar dan al-Baihaqi dari Jabir r.a.)
d) Malam al-Qadar
Antara kelebihan besar bulan Ramadhan ialah di dalamnya terdapat lalilatul-Qadar atau malam al-Qadar (kemuliaan) yang dinyatakan keistimewaannya secara khusus oleh Allah dalam surah al-Qadr;
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ، وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ، لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، تَنَزَّلُ الْمَلاَئِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ، سَلاَمٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam al-Qadar (kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam al-Qadar itu? Malam al-Qadar itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar”. (al-Qadr: 1-5)
Dalam surah ini kita melihat kelebihan malam al-Qadar iaitu;
Ia merupakan malam penurunan al-Quran. Menurut Ibnu ‘Abbas; penurunan yang dimaksudkan ialah penurunan al-Quran secara sekaligus dari Luh Mahfudz ke Baitil-‘Izzah yang terdapat di langit dunia/pertama. Setelah itu barulah diturunkan berperingkat-peringkat kepada Rasulullah s.a.w. selama 23 tahun.
Beramal pada malam al-Qadar lebih baik dari beramal selama seribu bulan (iaitu 83 tahun 4 bulan) yang tidak terdapat di dalamnya malam al-Qadar.
Pada malam itu, Jibril dan juga para malaikat turun ke langit dunia atau ke bumi dengan membawa kebaikan dan keberkatan yang ditetapkan Allah untuk tahun tersebut hingga datang malam al-Qadar berikutnya. Menurut Imam Ibnu Kathir; “Banyaknya malaikat yang turun pada malam al-Qadar adalah kerana banyaknya keberkatan malam tersebut. Para malaikat turun bersama turunnya berkat dan rahmat sebagaimana mereka turun tatkala mendengar bacaan al-Quran, mereka melingkungi halaqah-halaqah zikir dan mereka membentangkan sayap-sayap mereka kepada orang yang keluar mencari ilmu untuk membesarkannya”.
Malam al-Qadar itu penuh dengan kesejahteraan hingga terbit fajar, yakni; pada malam tersebut Allah tidak mentakdirkan melainkan perkara-perkara yang baik, selamat dan sejahtera. Ada ulama’ berpendapat; pada malam al-Qadar itu para malaikat yang turun akan mengucap salam kepada sekelian orang beriman yang mereka temui sama ada lelaki atau perempuan.
Walaupun surah di atas tidak menjelaskan bilakah akan munculnya malam al-Qadar?, namun jawapan bagi persoalan ini dijelaskan oleh Nabi s.a.w. dalam sabdanya;
تحرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الأَوَاْخِرِ مِنْ رَمَضَاْنَ
“Carilah lailatul-Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan”. (Riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Saidatina Aisyah r.a.)
Begitulah antara kelebihan dan keistimewaan bulan Ramadhan. Orang yang tahu menilainya sudah pasti tidak akan mensia-siakan peluang untuk merebut kelebihan-kelebihan tersebut. Bahkan Rasulullah sendiri pernah menegaskan;
لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي هَذَا الشَّهْرِ مِنَ الْخَيْرَاْتِ لَتَمَنَّوْا أَنْ يَكُوْنَ رَمَضَاْنُ اَلسَّنَةَ كُلَّهَا
“Sekiranya manusia benar-benar menyedari kebaikan-kebaikan yang ada di bulan Ramadhan ini, pastinya mereka akan mengharapkan supaya sepanjang tahun adalah Ramadhan”. (Riwayat Ibnu Abi Dunya)
Keempat: mengetahui amalan-amalan utama dan besar pahalanya di bulan Ramadhan
Supaya kita dapat memasuki bulan Ramadhan dengan penuh bersedia untuk memperbanyakkan amalan di bulan keberkatan yang banyak kelebihannya itu, kita hendaklah mengetahui apakah amal-amal ibadah atau amal-amal kebaikan yang digalakkan oleh Allah dalam bulan Ramadhan di mana pahalanya amatlah besar dan berlipat-ganda. Antara amalan-amalan utama di bulan Ramadhan dapat kita senaraikan seperti berikut;
1) Berpuasa dengan sesungguh hati
Sabda Rasulullah s.a.w.;
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانَاً وَاحْتِسَاباً غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Sesiapa mengerjakan puasa Ramadhan kerana imannya (kepada Allah) dan mengharapkan pahala dariNya, akan diampunkan untuknya segala dosanya yang lalu”. (Riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah r.a.)
Dalam satu hadis, Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud; “Setiap amalan anak Adam akan digandakan di mana satu amalan kebaikan akan digandakan sebanyak sepuluh hingga 700 kali ganda, kecuali puasa. Allah berkata; ‘Puasa itu untukKu, maka Aku sendiri yang akan menentukan pahalanya. Ia (yakni orang yang berpuasa itu) meninggalkan syahwatnya dan makanannya dengan sebabKu’. Bagi orang yang berpuasa dua kegembiraan; kegembiraan ketika berbuka dan kegembiraan ketika bertemu Tuhannya nanti. Sesungguhnya bau mulut orang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari bau kasturi”. (Riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah r.a.)
2) Menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan solat sunat (terawikh, tahajjud dan sebagainya)
Sabda Rasulullah s.a.w.;
مَنْ قَاْمَ رَمَضَاْنَ إِيْمَاناً وَاحْتِسَاْباً غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبـِهِ
“Sesiapa bangun (untuk beribadah) pada malam-malam Ramadhan kerana imannya kepada Allah dan kerana mengharapkan pahala dariNya, akan diampunkan dosanya yang lalu”. (Riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah r.a.)
Menurut Imam an-Nawawi, yang dimaksudkan dengan Qiyam Ramadhan dalam hadis di atas ialah solat Terawikh. Namun ada ulama’ yang memberi makna yang umum iaitu segala solat sunat yang dilakukan untuk menghidupkan malam iaitulah qiyamullail. Jadi mengikut pandangan kedua ini termasuk di dalam Qiyam-Ramadhan itu; solat Terawikh, solat Tahajjud, solat Taubah dan sebagainya. (Rujuk; Soheh Muslim bisyarhi an-Nawawi dan Raudhatul-Muttaqien syarh Riyadhus-Salihin)
3) Menggiatkan ibadah di sepuluh malam terakhir ramadhan
Terdapat hadis di mana Saidatina ‘Aisyah menceritakan;
كَاْنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم إِذَا دَخَلَ الْعَشْرَ الأَوَاْخِرَ مِنْ رَمَضَاْنَ أَحْيَا اللَّيْلَ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ، وَجَدَّ وَشَدَّ الْمِئْزَرَ
“Rasulullah s.a.w. apabila masuk sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan, baginda bangun menghidupkan malamnya (dengan ibadah lebih dari biasa), membangunkan ahli-ahli keluarga baginda (untuk sama mengerjakan ibadah seperti baginda), baginda bersungguh-bersungguh (mengerjakan ibadah) dan baginda mengikat kainnya (*kiasan kepada kesungguhan untuk beribadah atau kiasan kepada meninggalkan isteri untuk menumpukan kepada ibadah)”. (Riwayat Imam Bukhari dan Muslim)
Dalam satu riwayat yang lain, Saidatina ‘Aisyah menceritakan; “Rasulullah menggiatkan ibadahnya pada malam-malam sepuluh terakhir Ramadhan melebihi ibadahnya pada malam-malam yang lain”. (Riwayat oleh Imam Muslim)
4) Beriktikaf
Di antara Ibadah yang dilakukan oleh Rasulullah s.a.w. di bulan Ramadhan terutamanya pada sepuluh hari terakhirnya ialah iktikaf. Saidatina ‘Aisyah r.a. menceritakan;
أَنَّ النَّبِيَّ -صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ، حَتَّىَ تَوَفَّاهُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ
“Rasulullah s.a.w. beriktikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan hingga ia meninggal dunia. Kemudian isteri-isteri baginda meneruskan iktikaf selepas kewafatan baginda”. (Riwayat Bukhari dan Muslim)
Iktikaf bermaksud menetap di dalam masjid dengan niat ibadah. Syaratnya ada tiga iaitu;
Pertama: Berniat iktikaf (yakni berniat untuk tinggal/berdiam di dalam masjid dalam tempoh tertentu dengan tujuan ibadah bagi melaksanakan sunnah Nabi s.a.w.)
Kedua: Menetap/tinggal di dalam masjid dalam tempoh tertentu yang dapat dianggap pada uruf bahawa seseorang itu beriktikaf atau duduk diam di dalam masjid.
Ketiga: Seorang yang beriktikaf pula disyaratkan hendaklah seorang muslim, berakal sihat dan suci dari haid, nifas dan janabah.
(Rujuk: al-Fiqh al-Manhaji ‘ala Mazhab al-Imam asy-Syafi’ie, jil. 2)
Beriktikaf hukumnya adalah sunat pada setiap waktu dan lebih disunatkan lagi pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan kerana di antara malam-malam tersebut terdapatnya lailatul-Qadar atau malam al-Qadar. Menurut ulama’, beriktikaf pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan hukumnya adalah sunat muakkad (yakni sunat yang amat-amat disuruh).
(Rujuk: Raudhatul-Muttaqien syarh Riyadhus-Salihin, jil. 3, kitab al-I’tikaf)
5) Mencari malam al-Qadar (lailatul Qadar)
Firman Allah menjelaskan kelebihan malam al-Qadar (lailatul-Qadar);
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“Malam al-Qadar itu lebih baik dari seribu bulan”. (al-Qadar: 3)
Menurut kebanyakan ahli Tafsir, ayat ini memberi pengertian kepada kita bahawa beramal pada malam al-Qadar atau lailatul-Qadar lebih baik dari beramal selama 1000 bulan yang tidak ada lailatul-Qadar (malam al-Qadar) di dalamnya.
(Rujuk: al-Asas fi at-tafsir, Said Hawa, surah al-Qadr)
Sabda Rasulullah s.a.w.;
من قَامَ لَيلَةَ القَدرِ إِيماناً واحتِسَاباً غُفِرَ لَهُ ما تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِِهِ
“Sesiapa bangun (untuk mengerjakan ibadah) pada malam al-Qadar kerana imannya kepada Allah dan mengharapkan ganjaran dariNya, akan diampunkan dosanya yang lalu”. (Riwayat Imam Bukhari dan Muslim)
Menurut penjelasan beberapa hadis Rasulullah s.a.w., lailatul-Qadar ini terdapat di sepuluh malam terakhir Ramadhan iaitu pada malam-malam ganjil darinya. Kerana itulah, Rasulullah menggiatkan ibadahnya pada malam-malam tersebut termasuklah beriktikaf di masjid sebagaimana yang telah kita jelas tadi. Sabda baginda;
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الأَوَاْخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah lailatul-Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan”. (Riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Saidatina Aisyah r.a.)
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاْخِرِ مِنْ رَمَضَاْنَ
“Carilah lailatul-Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan”. (Riwayat Imam Bukhari)
Menurut ulama’, sekurang-kurangnya qiyam lailatil-Qadr (yakni bangun mengerjakan ibadah pada malam al-Qadar untuk mendapatkan kelebihannya) ialah dengan seseorang itu menunaikan solat Maghrib, Isyak dan Subuh berjamaah. Ini kerana Rasulullah s.a.w. bersabda dalam satu hadisnya;
مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْل، وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ
“Sesiapa menunaikan solat Isyak berjamaah, maka ia seolah-olah bangun berqiyamullail separuh malam. Dan sesiapa menunaikan solat subuh berjamaah, maka ia seolah-olah bangun berqiyamullail keseluruhan malam”. (Riwayat Imam Muslim dari Ustman r.a.)
Namun demikian, yang paling sempurna ialah dengan memenuhi keseluruhan malam atau sebahagian besarnya dengan solat, bacaan al-Quran, zikir atau seumpamanya dari jenis-jenis ketaatan.
(Rujuk: at-Tajul Jami’ Lil-Ushul, Syeikh Manshur ‘Ali Nashif, jil. 2, hlm. 80)
6) Membanyakkan bacaan al-Quran termasuklah bertadarus
Bulan Ramadhan adalah bulan penurunan al-Quran sebagaimana yang dinyatakan oleh Allah dalam firmanNya;
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْءَانُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeza (antara yang hak dan yang bathil)”. (al-Baqarah: 185)
Oleh itu, amat digalakkan kita menghidupkan Ramadhan ini dengan memperbanyakkan membaca al-Quran. Membaca al-Quran termasuk antara amalan-amalan terbaik untuk kita mendekatkan diri kepada Allah terutamanya di bulan Ramadhan ini di mana pahalanya lebih berlipat-ganda lagi. Sabda Rasulullah s.a.w.;
مَاْ تَقَرَّبَ الْعِبَاْدِ إِلَى اللهِ تعالى بـِمِثْلِ مَا خَرَجَ مِنْهُ يَعْنِيْ الْقُرْآنَ
“Tidak (ada cara terbaik) hamba-hamba mendekatkan (diri mereka) dengan Allah seumpama apa yang keluar dariNya (yakni yang datang dari Allah) iaitulah al-Quran”. (Riwayat Imam Ahmad, at-Tirmizi, at-Thabrani dari Abu Umamah r.a.)
Selain membaca secara bersendirian, digalakkan juga kita membaca secara berkumpulan atau bertadarus. Dalam hadis Bukhari, Ibnu ‘Abbas menceritakan; “Pada setiap malam di bulan Ramadhan malaikat Jibri datang kepada Rasulullah s.a.w. untuk bertadarus al-Quran dengan baginda”. Mengenai fadhilat bertadarus, ia dijelaskan oleh Rasulullah s.a..w. dalam satu hadis baginda;
مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِيْ بَيْتٍ مِنْ بُيُوْتِ اللهِ يَتْلُوْنَ كِتَاْبِ اللهِ وَ يَتَدَاْرَسُوْنَهُ فِيْمَاْ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِيْنَةُ وَ غَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَ حَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَ ذَكَرَهُمُ اللهُ فِيْمَنْ عِنْدَهُ
“Apabila berhimpun sekumpulan manusia di suatu rumah Allah (masjid) kerana membaca kitab Allah (al-Quran) dan saling mempelarinya antara sesama mereka (yakni bertadarus), maka turunlah ke atas mereka ketenteraman, mereka dilimpahi oleh rahmat, dikelilingi oleh para malaikat dan Allah menyebut nama mereka di hadapan malaikat-malaikat yang berada di sisiNya”. (Riwayat Abu Daud)
7) Membanyakkan sedekah dan melakukan kebaikan untuk orang lain
Anas r.a. menceritakan; Seorang lelaki bertanya Rasulullah s.a.w.; ‘Ya Rasulullah! Apakah sedekah yang paling afdhal?’. Jawab Rasulullah s.a.w.;
الصَّدَقَةُ في رمضَانَ
“Sedekah pada bulan Ramadhan”. (Riwayat Imam at-Tirmizi)
Imam Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abbas yang menceritakan;
كَاْنَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم أَجْوَدَ النَّاْسِ، وَأَجْوَدُ مَاْ يَكُوْنُ فِي رَمَضَاْنَ، حِيْنَ يَلْقَاْهُ جِبْرِيْلُ، وَكَاْنَ جِبْرِيْلُ عليه السلام يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ، فَلَرَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيْحِ الْمُرْسَلَةِ
“Rasulullah s.a.w. merupakan manusia yang paling pemurah. Baginda menjadi lebih pemurah lagi pada bulan Ramadhan tatkala Jibril datang kepada baginda. Jibril datang kepada baginda pada setiap malam di bulan Ramadhan untuk bertadarus al-Quran dengan baginda. Sesungguhnya Rasulullah lebih pemurah dari angin lepas (*yakni angin yang bertiup tanpa sekatan/halangan)”.
Berkata Imam al-Mawardi; “Disunatkan kepada seorang lelaki melapangkan ahli-ahli rumahnya (*yakni melebihkan belanja kepada mereka dan sebagainya-pent.) pada bulan Ramadhan dan melakukan kebaikan kepada kaum kerabatnya dan jiran-jirannya terutama pada sepuluh hari terakhir darinya”. (al-Majmu’, Imam Nawawi, jil. 6, halaman 398)
Menunaikan umrah sunat bagi yang berkemampuan
Sabda Rasulullah s.a.w.;
عُمْرَةٌ فِي رَمَضَانَ تَعْدِلُ حِجَّةً
“Sekali umrah pada bulan Ramadhan menyamai pahala sekali haji”. (Riwayat Imam Ahmad dan Ibnu Majah dari Wahab bin Khanbasyi r.a.)
Dalam riwayat lain,
عُمْرَةٌ فِي رَمَضَانَ تَعْدِلُ حِجَّةً أَوْ حِجَّةً مَعِيْ
“Sekali umrah pada bulan Ramadhan menyamai pahala sekali haji atau sekali haji bersamaku”. (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu ‘Abbas r.a.)
9) Banyak berzikir, beristighfar dan memohon diberi syurga dan dijauhi neraka
Sabda Rasulullah s.a.w;
ذَاْكِرُ اللهِ فِيْ رَمَضََانَ مَغْفُوْرٌ لَهُ، وَسَاْئِلُ اللهِ فِيْهِ لاَ يَخِيْبُ
“Orang yang berzikir kepada Allah di bulan Ramadhan, akan dikurniakan (Allah) keampunan untuknya. Dan orang yang memohon dari Allah di bulan Ramadhan, ia tidak akan kecewa (yakni ia pasti akan mendapat apa yang ia pohon)”. (Riwayat Imam at-Thabrani dan al-Baihaqi dari Umar r.a.)
10) Banyak berdoa (terutamanya ketika sedang berpuasa, ketika berbuka puasa dan doa lailatul-Qadar)
Sabda Rasulullah;
ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُم: الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَالإِمامُ العادِلُ، وَدَعْوَةُ المَظْلُومِ
“Tiga manusia yang tidak akan ditolak doa mereka (oleh Allah);
Orang yang berpuasa hinggalah ia berbuka
Imam (pemimpin) yang adil
Doa orang yang dizalimi”.
(Riwayat Imam Tirmizi dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah r.a.)
إنَّ للصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً ما تُرَدُّ
“Sesungguhnya bagi orang berpuasa -ketika berbukanya- doa yang tidak akan ditolak”. (Riwayat Ibnu Majah dari Abdullah bin ‘Amru bin al-‘As)
Doa yang makthur dari Rasulullah s.a.w. untuk dibaca ketika berbuka puasa akan kita nyatakan di depan nanti. Adapun doa lailatul-Qadar, maka diriwayatkan dari Saidatina Aisyah r.a. yang menceritakan; “Aku bertanya Rasulullah s.a.w.; ‘Ya Rasulullah, jika aku menemui lailatul-Qadar (malam al-Qadar) apakah doa paling baik untuk aku ucapkan?’. Jawab Rasulullah; ‘Kamu bacalah doa;
اللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فاعْفُ عَنِّي
“Ya Allah, ya Tuhanku! Sesungguhnya Engkau adalah Tuhan yang maha pemaaf. Engkau suka memaafkan (dosa hamba-hambaMu). Maka maafkanlah daku (yakni ampunkanlah dosa-dosaku)”. (Riwayat Imam at-Turmuzi)
Doa lailatul-Qadar ini ada baiknya kita membacanya pada setiap malam di bulan Ramadhan kerana dengan membacanya pada setiap malam, pastinya salah satu doa kita akan bertemu malam al-Qadar sekalipun tanpa kita menyedarinya. Jika kita membacanya secara berselang, ada kemungkinan malam yang kita tidak membaca doa itu, malam tersebut merupakan malam al-Qadar. Maka akhirnya kita terluput dari mendapat kelebihan yang besar ini, walhal ia amat mudah diperolehi.
Menurut ulama’, kita digalakkan supaya berdoa pada setiap ketika dan lebih digalakkan lagi berdoa pada bulan Ramadhan terutamanya pada sepuluh hari terakhir darinya (terutama yang ganjil). (rujuk; al-Asas fi at-Tafsir, Syeikh Said Hawa, surah al-Qadar).
11) Bersahur
Ramai di kalangan kita yang suka mengabaikan amalan bersahur di bulan Ramadhan. Mungkin kita menganggap bersahur itu semata-mata untuk mengelakkan kita dari terlalu letih pada siangnya. Namun bersahur sebenarnya mempunyai kelebihan tersendiri. Ini sebagaimana yang dijelaskan oleh Rasulullah dalam sabdanya;
تَسَحَّرُوْا، فَإِنَّ السُّحُوْرَ بَرَكَةٌ
“Bersahurlah kerana dalam sahur itu ada barakah”.
(Riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Anas r.a.)
Pahala bersahur diperolehi dengan semata-mata makan atau minum walaupun seteguk air. Sabda Rasulullah;
تَسَحَّرُوْا وَلَوْ بِجُرْعَةِ مَاْءٍ
“Bersahurlah walaupun dengan seteguk air”.
(Riwayat Ibnu Hibban dan Abu Ya’la dari Anas r.a.)
Waktu bersahur bermula apabila sudah masuk tengah malam. Walau bagaimanapun disunatkan melambatkan sahur yakni sebelum terbitnya fajar. Ini berdasarkan sabda Nabi s.a.w.;
لاَ تَزَاْلُ أُمَّتِيْ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوْا الإِفْطَارَ وَأَخَّرُوْا السُّحُوْرَ
“Senantiasalah umatku berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka dan melambatkan sahur”.
(Riwayat Imam Ahmad dari Abu Zarr r.a.)
12) Segera berbuka sebaik saja masuk waktu berbuka
Apabila sampai masa untuk berbuka, kita disunatkan supaya segera berbuka puasa. Sabda Rasulullah s.a.w.;
لاَ تَزَاْلُ أُمَّتِيْ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوْا الإِفْطَارَ وَأَخَّرُوْا السُّحُوْرَ
“Senantiasalah umatku berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka dan melambatkan sahur”.
(Riwayat Imam Ahmad dari Abu Zarr r.a.)
Menjadi sunnah Rasulullah s.a.w. berbuka terlebih dahulu sebelum menunaikan solat. Melambat-lambat berbuka puasa hukumnya adalah makruh kecuali jika ada sebab yang tidak dapat dielakkan.
Selain itu, juga disunatkan perkara-perkara berikut ketika berbuka;
a) Berbuka dengan buah kurma atau air
Disunatkan berbuka puasa dengan buah kurma basah. Jika tidak ada, dengan buah kurma kering. Jika tidak ada buah kurma, disunatkan berbuka dengan air. Sabda Rasulullah s.a.w.;
مَنْ وَجَدَ تَمْراً فَلْيُفْطِرْ عَلَيهِ وَمَنْ لاَ فَلْيُفْطِرْ عَلَى مَاءٍ فإِنَّ الْمَاءَ طَهُوْرٌ
“Sesiapa memperolehi buah tamar/kurma maka berbukalah dengannya. Sesiapa yang tidak memperolehinya, maka berbukalah dengan air kerana ia adalah penyuci”.
(Riwayat Imam Hakim, Tirmizi dan an-Nasai dari Anas r.a.)
Anas r.a. menceritakan bahawa; “Rasulullah s.a.w. berbuka puasa dengan beberapa kurma basah/segar, kalau tidak ada kurma basah maka dengan kurma kering dan kalau tidak ada buah kurma, baginda akan berbuka dengan beberapa teguk air”. (Riwayat Ahmad, Tirmizi dan Abu Daud)
b) Membaca doa ketika berbuka atau sesudahnya
Di antara doa yang dibaca oleh Rasulullah s.a.w. ketika berbuka ialah;
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ
“Ya Allah! BagiMu aku berpuasa dan dengan rezekiMu aku berbuka”. (Riwayat Abu Daud dari Mu’az bin Zuhrah)
اَللَّهُمَّ ذَهَبَ الظَّمْأُ، وابْتَلَّتِ العُرُوْقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاْءَ اللَّهُ
“Ya Allah! Hilanglah dahaga, basahlah seluruh urat tubuh dan tercapailah pahala insya Allah”. (Riwayat Imam an-Nasai dan Abu Daud dari Abdullah bin Umar r.a.)
c) Tidak berlebihan ketika berbuka puasa
Di antara adab yang digalakkan oleh ulama’ ketika berbuka puasa ialah tidak berlebihan ketika menikmati makanan. Makanlah dengan kadar sederhana sahaja, tidak terlalu banyak supaya tidak keletihan untuk menunaikan ibadah malam nanti (solat terawikh, tadarus al-Quran dan sebagainya). Kata ulama’; “Sesiapa yang kenyang di awal malam nescaya ia akan ketinggalan pada baki malamnya”.
13) Memberi makanan untuk orang berbuka puasa
Di bulan Ramadhan, disunatkan kita memberi makan atau minum kepada orang-orang yang berpuasa sekalipun dengan sebiji kurma atau seteguk air. Namun yang lebih baik ialah memberi makan sampai mengenyangkan mereka. Fadhilatnya ialah sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w.;
مَنْ فَطَّرَ صَاْئِمًا كَاْنَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، غَيْرَ أَنـَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّاْئِمِ شَيْئًا
“Sesiapa yang memberi makanan berbuka puasa kepada orang yang berpuasa, maka pahalanya seumpama orang yang berpuasa itu tanpa berkurang sedikitpun”. (Riwayat Imam Ahmad, Tirmizi dan Ibnu Majah dari Zaid bin Khalid r.a.)
Dan disunatkan juga kita makan bersama dengan orang yang berpuasa dan cara seperti ini lebih baik bagi menunjukkan rasa rendah diri.
14) Menjaga segala anggota, tingkah-laku dan tutur-kata sepanjang bulan Ramadhan
Sabda Rasulullah s.a.w.;
لَمْ يَدَعْ قَولَ الزُّورِ والعملَ بِهِ وَ الجَهْلَ فلَيسَ لله حاجةٌ بأَنْ يَدَعْ طعامَهُ وشَرَابَهُ
“Sesiapa yang tidak meninggalkan kata-kata dusta dan melakukan pendustaan, maka bagi Allah tidak ada keperluan dalam ia meninggalkan makan dan minumnya (yakni Allah tidak berhajat kepada puasanya)”. (Riwayat Imam Bukhari, Abu Daud dan lain-lain dari Abu Hurairah r.a.)
15) Meningkatkan ketakwaan dan kesabaran
Tujuan puasa sebagaimana yang dijelaskan Allah ialah untuk melahirkan ketakwaan dalam jiwa. Ini sebagaimana yang difirmankan Allah di dalam al-Quran;
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. (al-Baqarah: 183)
Oleh itu, supaya tujuan puasa itu benar-benar dapat dihayati oleh kita, maka di sepanjang bulan Ramadhan ketika kita melaksanakan ibadah puasa, hendaklah ada keazaman yang kuat dalam jiwa kita untuk menjadi manusia yang bertakwa seperti yang dihendaki Allah. Kita hendaklah mengelak dari berpuasa semata-mata kerana kebiasaan atau rutin tahunan yang menyebabkan kita tidak berusaha mengambil apa-apa pengajaran dari puasa kita itu.
Mengenai kedudukan sabar pula, maka Rasulullah s.a.w. bersabda dalam hadis yang disampaikan oleh Ibnu Khuzaimah tadi;
َهُوَ شَهْرُ الصَّبْرِ وَالصَّبْرُ ثَوَاْبُهُ الْجَنَّةُ
“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedang sabar itu pahalanya adalah syurga..”. (Riwayat Abu Khuzaimah dari Salman r.a.)
Begitu juga dalam satu hadis yang lain, Rasulullah bersabda;
الصَّومُ نِصفُ الصَّبرِ
“Puasa adalah separuh kesabaran”. (Riwayat Ibnu Majah dari Abu Hurairah r.a.)
**** تم بعون الله وله الحمد في الأولى والآخرة ****
Bacaan dan Rujukan
1- صحيح مسلم بشرح النووي(المجلد الرابع)، للإمام النووي، مِِؤسسة المختار-القاهرة (2001م)
2- روضة المتقين شرح رياض الصالحين(الجزء الثالث)، للشيخ عبد القادر عرفان بن سالم الدمشقي، دار الفكر-لبنان (1998)
3- المنتقى من كتاب الترغيب والترهيب للمنذري(الجزء الأول)، للدكتور يوسف القرضاوي ، مطابع دار الوفاء—المنصورة (1993)
4- التاج الجامع للأصول في أحاديث الرسول(المجلد الثاني)، للشيخ منصور علي ناصف ،دار الفكر-لبنان (1986)
5- متن الغاية والتقريب في الفقه الشافعي، للقاضي أبي شجاع (حققه وعلق عليه وبين أدلته: ماجد الحموي)، دار ابن حزم- بيروت (1993).
6– الفقه المنهجي على مذهب الإمام الشافعي (الجزء الثاني)، د. مصطفى الخن/ د. مصطفى البغا/ على الشربجي، دار القلم – دمشق (1991)
7- الأساس في التفيسر (المجلد الحادي عشر – سورة القدر) ، للشيخ سعيد حوى، دار السلام – القاهرة (1989)
8- دروس الزمان في شهر الصيام، للشيخ سعيد عبد العظيم، دار الإيمان – الإسكندرية (دون التاريخ)
9- سبيل المهتدين، الشيخ محمد أرشد البنجري، Thinkers Library (1989)
10- برامج المحدث (www.muhaddith.org)، الإصدار
more »

Mengapa Muslimin tak Berdaya

Diposting oleh DUNIAKU
Mengapa kaum Muslimin begitu tak berdaya? Sebaliknya, kaum Yahudi begitu perkasa? Inilah email yang pekan lalu saya terima dari Prof Salim Said yang kemudian diteruskan banyak orang lain kepada saya.

'Why are Jews so powerful?' Ini adalah tulisan Dr Farrukh Saleem, direktur eksekutif Pusat Riset dan Kajian Keamanan, Islamabad, Pakistan, yang juga kolumnis di berbagai media. Dalam catatan Saleem, kini terdapat sekitar 14 juta orang Yahudi di dunia: tujuh jutaan di Benua Amerika, lima jutaan di Asia, dua jutaan di Eropa, dan 100 ribuan di Afrika.

Pada pihak lain, ada 1.476.233.410 jiwa Muslim di muka bumi: satu miliaran di Asia, 400 jutaan di Afrika, sekitar 44 juta di Eropa, dan enam jutaan di Benua Amerika. Jadi, satu di antara lima manusia beragama Islam; setiap satu Hindu atau Buddha ada dua Muslim; dan setiap satu Yahudi ada 100-an Muslim. 'Ever wondered why Muslims are so powerless?' Tulis Saleem.

Lihat saja fakta berikut: Figur sangat berpengaruh semacam Yesus [Kristus] dari Nazareth adalah Yahudi. Albert Einstein, Sigmund Freud, dan Karl Marx. Begitu juga sederetan nama yang ikut meningkatkan kesejahteraan manusia seperti Benjamin Rubin penemu jarum suntik, Jonas Salk penemu pertama vaksin polio, Alert Salin pengembang vaksin polio, Gertrude Elion pengembang obat leukemia, dan Baruch Blumberg pengembang vaksin hepatitis B. Hasilnya, dalam 105 tahun terakhir, 15 ilmuwan Yahudi memenangkan Hadiah Nobel, sebaliknya hanya ada tiga pemenang beragama Islam.

Masih banyak inventor lain di kalangan Yahudi. Misalnya, Stanley Mezor penemu micro-processing chip, Leo Szillard pengembang reaktor rangkaian nuklir, Peter Schulz penemu kabel fiber optik, Charles Adler penemu lampu lalu lintas, Benno Strauss penemu besi tanpa karat, Isador Kisee penemu film suara, Emile Berliner mikrofon telepon, dan Charles Ginsburg, perekam videotape.

Juga ada financiers Yahudi di dunia bisnis seperti Ralph Lauren (Polo), Levis Strauss (Levi's), Howard Schultz (Starbuck's), Sergey Brin (Google), Michael Dell (komputer Dell), Larry Ellison (Oracle), Donna Karan (DKNY), Irv Robbins (Baskins & Robbins), dan Bill Rosenberg (Dunkin Donuts). Lalu, filantropis semacam George Soros yang mendonasikan empat miliar dolar AS dan Walter Annenberg yang menyumbang dua miliar dolar untuk ratusan perpustakaan.

Figur Yahudi juga mencakup Richard Levin (Presiden Universitas Yale), Henry Kissinger dan Madeleine Albright (keduanya mantan Menlu AS), Alan Greenspan (ketua The Fed masa presiden Reagan, Bush, Clinton, dan Bush), Caspar Weinberger (menhan AS), Maxim Litvinor (menlu Soviet), David Marshal (chief minister pertama Singapura), Issac Isaacs (gubernur jenderal Australia), Benjamin Disraeli (negarawan Inggris), Yevgeny Primakov (PM Rusia), Jorge Sampaio (presiden Portugal), John Deutsch (direktur CIA), Herb Gray (deputi PM Kanada), Pierre Mendes (PM Prancis), Michael Howard (mendagri Inggris), Bruno Kresiky (kanselor Austria), dan Robert Rubin (menteri perbendaharaan Negara AS).

Bahkan, Hollywood didirikan orang Yahudi. Bintang film terkenal keturunan Yahudi termasuk Harrison Ford, Tony Curtis, Charles Bronson, Sandra Bullock, Billy Christal, Woody Allen, Paul Newman, Peter Sellers, Dustin Hoffman, Kirk dan Michael Douglas, Ben Kingsley, dan Goldie Hawn. Lalu, sutradara dan produser film Steven Spielberg, Mel Brooks, Oliver Stone, dan Aaron Spelling.

Dengan begitu, tidak heran kalau bangsa Yahudi sangat berpengaruh dalam banyak bidang. Ditambah lobi Israel dan lobi Yahudi yang kuat di berbagai negara Barat, pengaruh Yahudi dalam ekonomi dan politik global sulit tertandingi.

Mengapa kaum Muslim tak berdaya? Saleem memberikan dua kesimpulan saja: Dunia Muslim kurang memiliki kapasitas untuk menghasilkan iptek; dan gagal melakukan difusi iptek. Terdapat kepincangan amat mencolok dalam bidang pendidikan. Di seluruh 57 negara anggota OKI hanya ada sekitar 500 universitas; sedangkan India ada 8.407 dan AS punya 5.758 universitas. Tidak ada universitas di dunia Muslim yang masuk 500 universitas terbaik 'Academic Ranking of World Universities' versi Shanghai Jiao Tong. Hasilnya, hanya ada 230 ilmuwan per satu juta Muslim; sedangkan AS 4.000-an dan Jepang 5.000-an.

Memang, pendidikan di dunia Muslim jauh tertinggal. Sebagian besar karena keadaan ekonomi dan keuangan yang tidak memadai, sehingga gagal menyediakan pendidikan berkualitas sejak tingkat dasar sampai tinggi. Sedangkan beberapa negara Muslim kaya penghasil minyak tidak memprioritaskan pendidikan; banyak dana dihamburkan untuk anggaran pertahanan dan proyek mercusuar seperti gedung tertinggi di dunia.

Indonesia dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia masih berkutat dengan usaha peningkatan kuantitas dan kualitas pendidikan. Meski 20 persen anggaran pusat dan daerah sudah diabdikan untuk pendidikan, sebagian besar pendidikan masih bermutu rendah. Sementara itu, sekolah dan universitas bermutu kian sulit terjangkau karena biaya kian mahal. Jika Indonesia ingin merebut posisi terdepan dalam pendidikan di Dunia Muslim, pembenahan pendidikan mesti benar-benar menjadi prioritas pokok.
more »

Ah, Sperma Bisa Bikin Ketagihan?

Diposting oleh DUNIAKU
Berikut ini kutipan artikel dari Psychology Today. Katanya, ada fakta bahwa wanita yang tidak memakai kondom lebih tidak depresi dan lebih kecil kemungkinan untuk berusaha bunuh diri dibandingkan wanita yang berhubungan seks dengan memakai kondom dan yang secara seksual tidak aktif.
Fakta ini mendorong seorang periset menyimpulkan bahwa semen atau cairan sperma mengandung senyawa kimia yang dahsyat (powerful) dan berpotensi menggairahkan suasana hati (mood) yang bersifat membuat ketagihan.
Periset yang penasaran itu, Gordon G Gallup, PhD, seorang psikolog di State University of New York di Albany, Amerika Serikat, juga mendapati, wanita yang secara teratur berhubungan seks tanpa memakai kondom, tingkat depresinya juga akan semakin meningkat seiring dengan lamanya waktu yang berlalu sejak terakhir kali mereka berhubungan seks.
Dari 293 mahasiswi yang disurvei Gallup didapati pula bahwa mereka yang tidak memakai kondom adalah yang paling berkemungkinan berinisiatif dalam hal seks dan segera mencari pasangan baru begitu relasi yang mereka jalin berakhir.
"Wanita-wanita ini lebih rentan terhadap efek pengulangan (rebound effect), yang mengisyaratkan adanya suatu ketergantungan kimiawi," papar Gallup.
Semen mengandung hormon, meliputi testosteron, estrogen, prolaktin, hormon luteinizing, dan prostaglandin. Di antara beragam hormon itu ada yang terserap melalui dinding vagina dan diketahui sanggup mengangkat mood.
Dalam penelitian Gallup melakukan kontrol atas sejumlah variabel seperti metode kontrasepsi, tingkat keseringan melakukan hubungan seksual, hingga persepsi wanita atas relasi yang mereka jalin. Ia menerangkan bahwa ada persamaan sifat di antara wanita yang teratur melakukan hubungan seks tanpa kondom, yaitu suatu sifat yang membuat mereka mudah mengalami depresi.
Meski wanita bukan pengguna kondom ini sering diasosiasikan dengan pengambil-risiko seksual (sexual risk-taking), dalam penelitian tidak didapati korelasi antara perilaku seksual berisiko tinggi dan rendahnya tingkat depresi.
Penelitian Gallup, yang dijuluki sebagai "upaya serius pertama untuk meneliti efek kimia cairan sperma terhadap wanita," dan dipublikasikan di Archives of Sexual Behavior menuai kritik dari masyarakat awam dan akademisi. Namun, Gallup menjawabnya dengan memperbanyak sampel penelitian hingga melibatkan 700 wanita.
more »

Kata kata mutiara cinta

Diposting oleh DUNIAKU
Manusia Lahir pastilah memiliki Cinta, karena cinta adalah fitrah yang di miliki manusia. namun terkadang cinta mampu membutakan manusia, hingga melupakan dunia dan seisinya. padahal kita tau dunia ini sangat luas. namun hanya atas dasar cinta yang sifatnya sesaat dunia yang indah ini berubah menjadi bencana.
berikut ini kutipan kata kata mutiara cinta semoga pembaca semua berkenan
1. Jangan tertarik kepada seseorang karena wajahnya tampak karena kecantikan dapat menyesatkan. Jangan juga tertarik pada kekayaannya karena kekayaan dapat dimusnahkan. Tertarik pada seseorang yang dapat membuat Anda tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari yang gelap menjadi cerah. Harap Anda menemukan seseorang seperti itu.
2. Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang sehingga ingin menjemputnya dari alam mimpi dan memeluk mereka. Semoga kamu memimpikan orang seperti itu.
3. Mimpi apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi. Jadilah apa yang Anda inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin Anda lakukan.
kata kata hikmah tentang cinta
4. Harap Anda memiliki cukup kebahagiaan untuk membuat Anda baik, cukup cobaan untuk membuat Anda kuat, kesedihan yang cukup untuk membuat Anda manusia, cukup harapan untuk membuat Anda bahagia dan cukup uang untuk membeli semua kebutuhan Anda.
5. Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu lain terbuka. Tapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang terbuka bagi kita.
6. teman terbaik adalah dia yang dapat duduk di ayunan beranda bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah kata pun, dan kemudian Anda ditinggalkan dengan perasaan memiliki percakapan yang panjang dengan dia.
7. Memang benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya, tetapi juga benar bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.
8. Lihatlah segala sesuatu melalui mata orang lain. Jika itu menyakitkan hatimu, sangat mungkin bahwa orang lain juga terluka hari ini.
9. Kata-kata yang diucapkan sembarangan dapat menyulut perselisihan. Kata-kata kejam dapat menghancurkan kehidupan. Kata yang diucapkan pada tempatnya untuk meredakan ketegangan. Kata-kata cinta dapat menyembuhkan dan memberkati.
Cerita Hikmah Cinta
10. Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia.
11. Orang yang paling bahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya membuat yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.
12. Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia itu.
13. Hanya diperlukan satu menit untuk menilai seseorang, satu jam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang, namun butuh seumur hidup untuk melupakan seseorang.
14. Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang terluka, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang telah menyentuh hidup mereka.
15. Cinta adalah ketika kamu kehilangan rasa, gairah, romantika dan masih peduli padanya.
16. Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang berarti Anda hanya untuk menemukan pada akhirnya bahwa tidak pernah ada dan Anda harus membiarkan pergi.
17. Cinta dimulai dengan senyuman, tumbuh dengan ciuman dan berakhir dengan sebuah titik air mata.
18. Cinta datang kepada mereka yang masih berharap bahkan telah kecewa, bagi mereka yang masih percaya bahkan telah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai bahkan terluka.
19. Rasanya sakit untuk mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.
20. masa depan cerah selalu tergantung pada masa lalu yang dilupakan. Anda tidak dapat melanjutkan kehidupan yang baik jika Anda tidak melupakan kegagalan dan sakit hati di masa lalu.
21. Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih ingin mencoba, tidak pernah menyerah jika kamu masih merasa sanggup, jangan pernah mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika Anda masih tidak dapat melupakannya.
22. Memberikan semua cinta Anda kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan mencintai Anda kembali. Jangan mengharapkan balasan cinta, tunggu sampai tumbuh di dalam hati mereka, tetapi, jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh di hatimu.
23. Ada hal-hal yang Anda benar-benar ingin mendengar tetapi Anda tidak akan pernah mendengar dari orang-orang yang Anda harapkan untuk mengatakannya. Namun, jangan tuli mendengar dari orang yang mengatakannya dengan sepenuh hati.
24. Ketika Anda lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekitar Anda tersenyum. Jalani kehidupan Anda sehingga ketika Anda meninggal, Anda tersenyum dan orang-orang di sekitar Anda adalah menangis.

cinta- cinta dari dulu memang demikianlah cinta deritanya tiada berakhir (patkay)
aditonal tags: kata-kata pujangga, kata pujangga, kumpulan kata mutiara cinta, kumpulan kata-kata mutiara, kata-kata hikmah cinta, kata pujangga cinta, kata kata pujangga cinta, kumpulan kata kata mutiara, pujangga cinta, kata-kata pujangga cinta
more »

Haram Ekspor TKW

Diposting oleh DUNIAKU
Berita baik tentang tenaga kerja wanita (TKW) dan harkat negara dan agama itu saya temukan pekan lalu. Akhir pekan lalu, ketika menghadiri Rapat Dewan-Dewan Penasihat MUI (pusat), saya dan seluruh anggota Dewan Penasihat lainnya mendapat 'berkah' pembagian buku Himpunan Fatwa Majelis Ulama. Meski buku setebal 878 halaman itu bertahun terbit 2010, agaknya baru kali ini koleksi fatwa-fatwa MUI sepanjang umurnya yang 35 tahun ini didistribusikan.

Mengapa buku penting ini membawa 'berkah'? Mungkin saya naif, tapi sangat boleh jadi karena selama ini fatwa-fatwa MUI tidak tersosialisasi baik. Paling banter, beberapa fatwa kontroversial saja yang menjadi perbincangan, sementara sisanya yang jauh lebih banyak hanya tersimpan dalam arsip MUI.

Dalam hal TKW-khususnya pascapemancungan TKW Ruyati di Arab Saudi yang menghebohkan sepanjang pekan lalu-saya menemukan dalam buku itu fatwa MUI yang ternyata sudah lama dikeluarkan, yaitu pada Munas VI MUI tahun 2000. Meski demikian, tak banyak kalangan tahu, khususnya Depnaker, BNP2TKI, dan PJTKI. Kalau pun tahu, mereka kelihatan tidak mengindahkannya sama sekali.

Menurut pertimbangan Komisi Fatwa MUI, kepergian TKW meninggalkan keluarga untuk bekerja ke luar kota atau ke luar negeri tanpa mahram merupakan tindakan tidak sejalan dengan ajaran Islam. Ketidaksejalanan itu tambah parah karena belum adanya jaminan perlindungan keamanan dan kehormatan perempuan, bahkan justru mendorong timbulnya tindakan pelecehan terhadap martabat dan bangsa Indonesia. MUI juga mempertimbangkan terbatasnya lapangan kerja di Indonesia. Karena itu, TKW pergi ke luar negeri karena 'terpaksa'.

Dengan pertimbangan itu, fatwa MUI tentang TKW menetapkan pada dasarnya TKW boleh pergi bekerja ke luar kota atau ke luar negeri sepanjang disertai mahram, keluarga, atau lembaga/kelompok perempuan terpercaya (niswah tsiqah). Jika tidak disertai mahram dan niswah tsiqah, hukumnya haram, kecuali dalam keadaan darurat yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan secara syar'i (hukum Islam), qanuni (hukum nasional) dan 'adi (adat kebiasaan), serta dapat menjamin keamanan dan kehormatan TKW. Hukum haram berlaku pula atas pihak lembaga atau perorangan yang mengirimkan atau terlibat dalam pengiriman TKW, begitu pula pihak yang menerimanya.

Lebih jauh, MUI memfatwakan wajib hukumnya bagi pemerintah, lembaga, dan pihak terkait lain dalam pengiriman TKW untuk menjamin dan melindungi keamanan dan kehormatan TKW, serta membentuk kelompok/lembaga perlindungan hukum atau kelompok niswah tsiqah di setiap negara (yang ada TKW-nya) dan kota-kotanya untuk menjamin keamanan dan kehormatan TKW.

Hampir bisa dipastikan, pengiriman TKW selama ini melanggar fatwa MUI tersebut. Nyaris tidak ada TKW yang berangkat ke luar negeri didampingi mahram masing-masing. Memang, sejak berangkat sampai ke destinasi di luar negeri, mereka 'ditemani' semacam niswah tsiqah, yakni teman-teman TKW lainnya. Tetapi, begitu disalurkan agen setempat ke majikan masing-masing, tidak ada lagi niswah tsiqah itu. Lebih parah lagi, perwakilan RI (termasuk Konsul Depnaker), BNP2TKI, PJTKI, dan agen setempat tidak memiliki akses ke rumah para majikan.

Karena itu, tidak heran kalau banyak majikan dengan leluasa memperlakukan TKW dengan sewenang-wenang. Di tengah budaya kekerasan yang laten dalam masyarakat-masyarakat penerima TKW, juga masih ada pandangan kuat di kalangan majikan di Dunia Arab untuk memperlakukan TKW sebagai properti yang di dalam istilah Alquran disebut sebagai aw ma malakat aymanukum-apa-apa yang dimiliki tangan-tangan kamu, persisnya 'budak'. Sebagai 'properti' dan 'budak', para majikan dengan bebas menista dan menyiksa TKW-TKW tersebut.

Atas dasar itu, tidak ada kata lain, kecuali hukum haram atas pengiriman TKW ke luar negeri, khususnya ke negara-negara yang memperlakukan TKW sebagai 'properti' dan 'budak'. Tidak cukup sekadar moratorium. Meski juga melanggar fatwa MUI, mungkin masih bisa ditoleransi pengiriman TKW ke negara-negara yang menghormati HAM TKW dan hak-hak lainnya dan memberikan hukum yang adil kepada TKW yang terlibat kasus hukum. Karena ada negara-negara yang selalu 'membela' warga negaranya sendiri, padahal mereka adalah pelaku tindakan kriminal atas TKW.

Karena itu pula, juga haram bagi lembaga pemerintah, PJTKI, dan prorangan 'mengekspor' TKW ke luar negeri. Pemerintah sepantasnya tidak menjadikan TKW sebagai sumber devisa-yang mereka peroleh dengan mengorbankan harkat dan martabat diri, negara, dan agama, bahkan dengan menyabung nyawa. Pemerintah wajib membuka ruang bagi devisa dengan cara halal-tidak melalui pengorbanan dan penghinaan terhadap warga negaranya sendiri.
more »

Masjid Al-Aqsa

Diposting oleh DUNIAKU
Masjid al-Aqsa. Mengelilingi masjid yang pernah menjadi kiblat pertama kaum Muslimin dalam shalat, yang menyelinap dalam pikiran dan perasaan adalah kekaguman terhadap arsitekturnya yang unik. Dibangun jauh sebelum adanya semen, masjid ini terdiri atas kubus batu-batu besar, yang entah bagaimana dulu mereka mengangkat dan menyusunnya sehingga sangat kokoh. Bangunan masjid tidak hanya terdiri atas satu lantai dasar, tetapi juga mencakup lantai bawah tanah dengan beberapa ruangan masjid, termasuk ruangan yang dipercayai sebagai tempat Nabi Muhammad SAW mengimami para nabi lain sebelum Mikraj.

Arsitektur yang sama juga terlihat pada Masjid Qubbah al-Sakhrah, yang mencakup ruang gua yang dilindungi batu menggantung seperti kubah. Inilah tempat yang dipercayai sebagai titik Rasulullah bertolak melakukan Mikraj; kini ada lubang dengan bau wangi yang tersisa di tangan peziarah yang memasukkan tangannya-mengingatkan peziarah pada Hajar Aswad di Masjid al-Haram.

Juga ada kesyahduan rohani yang dalam ketika membayangkan Rasulullah melakukan Mikraj berangkat dari Masjid al-Aqsa ini. Inilah perjalanan menuju pusat eksistensial yang menggambarkan berbagai pengalaman anak manusia dalam kehidupan masing-masing.

Berkeliling ke berbagai bagian Masjid al-Aqsa dan Qubbah al-Sakhrah, kawasan Kota Tua Jerusalem, tempat kedua bangunan historis ini berdiri adalah oasis keislaman dan sekaligus eksistensial bagi kaum Muslimin Palestina. Bagi kaum Muslimin di seluruh dunia, Masjid al-Aqsa adalah tempat suci ketiga setelah Masjid al-Haram di Makkah dan Masjid al-Nabawi di Madinah. Karena itu, ia juga menjadi tumpuan ziarah, termasuk dari Indonesia yang datang dalam jumlah kian banyak-memadukannya dengan perjalanan umrah.

Muhammad Majid, warga Palestina, pemandu wisata rohaniah yang menemani berkeliling, bercerita banyak tentang kesulitan hidup di Kota Tua Jerusalem. Warga Palestina merupakan 'penduduk tetap'-bukan warga negara Israel seperti warga Arab Palestina yang tinggal di wilayah utama Israel. Sebagian mereka memiliki paspor Yordania, yang juga kian sulit mereka peroleh.

Warga Palestina di Jerusalem hampir tidak bisa lagi berhubungan dengan mereka yang tinggal di wilayah Tepi Barat; mereka terkepung tembok tinggi yang dibangun penguasa Israel, yang merupakan semacam 'Tembok Berlin'; atau dalam istilah mantan presiden AS, Jimmy Carter, 'simbol politik apartheid' Israel. Mereka yang tinggal di wilayah Tepi Barat sangat sulit masuk ke Kota Tua Jerusalem, terutama untuk menjual hasil pertanian, komoditas, dan produk lain serta mencari nafkah dalam sektor konstruksi dan pekerjaan kasar lainnya. Akibatnya, kondisi ekonomi bangsa Palestina di Tepi Barat kian sulit dari hari ke hari.

Sambil menikmati teh dengan daun mint yang khas di Suq samping kiri Masjid al-Aqsa, saya mendapat briefing dari Yahav Zohar dan Majid tentang kenestapaan Palestina. Para pedagang Palestina selain menjual bahan makanan pokok kebutuhan sehari-hari, juga menawarkan banyak suvenir keagamaan. Inilah pasar yang dibangun Sultan Salahuddin al-Ayyubi (1138-93) setelah berhasil membebaskan kembali wilayah Suriah yang mencakup Palestina sepanjang 1177-82 dari kekuasaan Laskar Salib.

Yahav, aktivis LSM Anti-Penggusuran Rumah Palestina, bercerita panjang tentang berbagai perubahan peta Palestina, khususnya wilayah Tepi Barat, yang membuat kawasan Masjid al-Aqsa terkepung di tengah terus kian meluasnya wilayah permukiman ilegal orang Yahudi. Banyak rumah warga Palestina dihancurkan; mereka tidak boleh memperbaiki apalagi membangun rumah baru. Jika membuat bangunan atau ruang tambahan, mereka segera mendapat denda berat dari penguasa Kota Jerusalem. Usaha kelompok Anti-Penggusuran Rumah Palestina tidak banyak berhasil.

Cerita yang sama juga dituturkan keluarga Khalidi yang memiliki Maktabah al-Khalidi di kawasan Kota Tua Jerusalem. Berbagai bangunan milik keluarga Khalidi yang termasuk kelompok elite Palestina selama berabad-abad disita penguasa Israel dengan 'alasan keamanan'. Mereka harus berjuang mati-matian untuk mempertahankan bangunan berlantai dua yang menyimpan banyak naskah tua dan buku klasik lainnya.

Bagaimana selanjutnya nasib Masjid al-Aqsa, Qubbah al-Sakhrah, dan wilayah Palestina lainnya? Sangat sulit memprediksikannya. Harapan memang sempat tebersit ketika Presiden AS, Barack Obama, belum lama ini memaklumkan agar Israel kembali ke batas sebelum Perang 1967. Tetapi, Obama segera 'meralat' pernyataannya itu, ketika PM Israel Benyamin Netanyahu menolak mentah-mentah gagasan tersebut. Perjuangan masih sangat panjang bagi bangsa Palestina untuk mewujudkan hak-hak kemanusiaannya yang
more »